Home Berita Internasional Ledakan Bom London Tewaskan 52 Orang pada 7 Juli 2005

Ledakan Bom London Tewaskan 52 Orang pada 7 Juli 2005

Sumbawanews.com,- Pada 7 Juli 2005, serangkaian ledakan bom mengguncang sistem transportasi publik di London, menewaskan 52 orang dan melukai lebih dari 700 orang. Tiga bom meledak hampir bersamaan sekitar pukul 08.50 waktu setempat di jaringan kereta bawah tanah, menghantam kereta di dekat Stasiun Liverpool Street, Edgware Road, serta antara Stasiun King’s Cross dan Russell Square. Satu jam kemudian, ledakan keempat menghancurkan bus tingkat rute nomor 30 di Tavistock Square, saat layanan transportasi bawah tanah sedang terganggu. Pemerintah Inggris menduga serangan ini terkait dengan jaringan Al-Qaeda, dengan Menteri Luar Negeri Jack Straw menyatakan pola serangan memiliki ciri khas kelompok tersebut. Perdana Menteri Tony Blair, yang langsung kembali dari KTT G8 di Skotlandia, mengecam keras serangan itu dan menegaskan pemerintah akan mengerahkan seluruh sumber daya untuk mengejar pelaku. Dalam pidatonya dari Downing Street, Blair menyebut aksi ini sebagai upaya sengaja menakut-nakuti rakyat agar tak lagi menjalani kehidupan normal, sekaligus memuji ketegaran warga London. Tragedi ini menjadi titik balik kebijakan keamanan Inggris, mendorong penguatan pengawasan terhadap ekstremisme dan peningkatan proteksi di transportasi publik.

Previous articleVinicius Junior Dinilai Belum Mampu Angkat Timnas Brasil di Piala Dunia 2026
Next articleAmerika Serikat Tetap Turunkan Balogun Lawan Belgia Meski Kontroversi Kartu Merah