Home Berita Internasional Israel Terus Gempur Lebanon Meski Gencatan Senjata Telah Dideklarasikan

Israel Terus Gempur Lebanon Meski Gencatan Senjata Telah Dideklarasikan

Sumbawanews.com,- Dalam sehari, serangan udara Israel di Lebanon memakan korban jiwa hingga 56 orang dan melukai 103 lainnya, memperdalam krisis kemanusiaan di wilayah perbatasan. Kementerian Kesehatan Lebanon melaporkan, sejak 2 Maret 2026, total korban sipil mencapai 3.269 tewas dan 9.840 terluka—angka yang terus bertambah meski kesepakatan gencatan senjata telah diumumkan.

Pesawat tempur Israel dilaporkan menyerang minimal 47 kota dan desa di Lebanon selatan dan timur pada Rabu (27/5), dengan fokus utama di wilayah Nabatieh, Tyre, dan Lembah Bekaa. Serangan beruntun itu menghancurkan rumah-rumah, fasilitas umum, dan jalur evakuasi, memaksa ribuan warga meninggalkan kampung halaman mereka dalam kepanikan.

Meski pada 16 April lalu, Lebanon dan Israel—dengan mediasi AS di bawah Presiden Donald Trump—menyepakati gencatan senjata di Washington, realitas di lapangan jauh berbeda. Serangan udara dan tembakan artileri terus berlangsung hampir setiap hari, terutama di zona perbatasan yang sudah menjadi medan perang tak berujung. Israel tetap mengendalikan ruang udara dan menutup akses darat, sementara Hizbullah merespons dengan serangan roket dan operasi gerilya di sejumlah pos militer Israel.

Situasi kemanusiaan kian memprihatinkan. Ribuan keluarga kehilangan tempat tinggal, rumah sakit kekurangan obat-obatan, dan pasokan makanan terputus di banyak desa. Di Saksakiyeh, Lebanon selatan, warga masih menggali kuburan massal—bukan karena perang baru, tapi karena perang yang tak kunjung usai.

Diplomasi yang diumumkan di gedung-gedung mewah Washington tak mampu menahan ledakan bom yang mengguncang desa-desa di Lebanon. Di tengah keheningan perundingan, tanah tetap berdarah.

Previous articleKemenag Tegaskan Pembubaran Ibadah di Gereja Bantul Melanggar Hukum
Next articleZelenskyy Minta Amunisi Patriot ke AS Lawan Rudal Rusia
Avatar photo
Jurnalis Jaringan Sumbawanews berkomitmen membangun jurnalistik sehat berlandaskan UU Pers No. 40/1999 dan UU KIP No. 14/2008. Kami menjunjung tinggi Kode Etik Jurnalistik dengan mengedepankan koordinasi, investigasi, dan verifikasi untuk menjamin akurasi informasi, integritas penulisan, serta tata bahasa yang baik