Sumbawanews.com,- Kompleks Masjid Al-Aqsa di Yerusalem menjadi sorotan setelah muncul laporan bahwa AS dan Israel berupaya mengubah tata kelola situs suci tersebut. Rencana ini disebut akan menghapus peran Yordania sebagai penjaga tradisional dan menggantinya dengan badan baru yang dikendalikan Israel.
Menurut sumber dari _Middle East Eye_, skema ini didukung oleh Jared Kushner, menantu mantan Presiden AS Donald Trump. Jika terlaksana, otoritas Waqf Islam yang selama ini dikelola Yordania akan dibubarkan. Sebagai gantinya, Israel akan membentuk badan baru yang mengubah status Al-Aqsa menjadi ‘pusat multi-agama’, memungkinkan orang Yahudi berdoa di sana secara resmi.
Israel juga dikabarkan akan memiliki kendali besar atas penunjukan imam, penceramah, dan pejabat masjid. Selain itu, pemerintah Israel berencana mengawasi isi khutbah Jumat. Langkah ini memicu kekhawatiran di kalangan Muslim, yang menganggapnya sebagai upaya sistematis untuk mengikis kedaulatan Palestina atas situs tersebut.
Laporan ini muncul di tengah ketegangan yang terus memanas di Yerusalem, di mana Al-Aqsa menjadi simbol perjuangan dan identitas bagi umat Islam di seluruh dunia.















