Home Berita Erdoğan: Hari Ini Kita Membela Integritas Teritorial Iran, Lebanon, dan Kawasan

Erdoğan: Hari Ini Kita Membela Integritas Teritorial Iran, Lebanon, dan Kawasan

Ankara, sumbawanews.com – Presiden Turki, Recep Tayyip Erdoğan, menyampaikan pidato di Ankara Rabu (11/03) mengatakan, kawasan kita telah lama dilanda krisis dan konflik. Dari utara ke selatan, konflik baru muncul hampir setiap hari sebelum konflik yang ada berakhir.

Baca Juga: Tanggapi Klaim Israel, Erdoğan Tegaskan Tidak Biarkan Pembentukan Tatanan Sykes-Picot Baru

“Perang yang dilancarkan terhadap negara tetangga kita, Iran, sebagai akibat dari provokasi Israel, telah menyebabkan kerusakan parah baik di kawasan kita maupun pada ekonomi global. Meskipun ada kemungkinan dan kesempatan untuk menyelesaikan masalah ini di meja perundingan, kesalahan perhitungan, kesalahan penilaian, dan tentu saja, provokasi dari jaringan yang haus darah sekali lagi menyebabkan kawasan kita diselimuti bau darah dan mesiu,” kata Presiden Erdoğan.

Menurutnya, Infrastruktur negara tetangga kita, Iran, mengalami kerusakan parah. Rakyat Iran, yang sudah berjuang di bawah sanksi ekonomi dan kondisi hidup yang keras, kini berjuang untuk bertahan hidup di tengah pemboman setiap hari.

Diungkapkan, serangan terhadap Iran memberikan tekanan serius pada ekonomi global, terutama dengan meningkatnya harga minyak. Saat ini, bukan hanya negara-negara yang terlibat langsung dalam perang, tetapi seluruh dunia bersiap untuk menanggung akibat dari konflik ini.

“sebagai Turki, kami bukanlah negara yang acuh tak acuh terhadap situasi di sekitar kami, atau yang memunggungi teman dan saudara kami di saat krisis. Kami tentu bukan negara yang bertindak dengan mentalitas ‘tidak akan menggigit saya’. Sebaliknya, kami adalah negara, pemerintah yang mengambil risiko, mengambil tanggung jawab bila perlu untuk menyelesaikan konflik,” ucapnya.

Turki tidak diskriminasi terhadap orang-orang di seluruh wilayah, tidak pernah dan tidak akan melakukan diskriminasi terhadap saudara-saudara rakyat Iran, berdasarkan apakah mereka Syiah, Sunni, Turki, atau Kurdi. Sebab sebagai sebuah bangsa, tidak ada orang Turki, Kurdi, Arab, Syiah, atau Sunni,hanya ada manusia.

“Insya Allah, setelah konflik dan perang ini berakhir, kita akan terus hidup bersama dalam damai, berbagi geografi dan takdir yang sama. Sebagai rakyat di kawasan ini, kita tidak boleh membiarkan konflik yang telah kita alami ini menimbulkan luka yang lebih besar lagi. Kita sama sekali tidak boleh terperangkap dalam ‘permainan menggunakan cara orang lain untuk mencapai tujuan sendiri’ yang dilakukan oleh jaringan Zionis,” kata Presiden Erdoğan.

 

Sementara serangan terhadap Iran terus berlanjut, kalangan tertentu, termasuk beberapa mantan pejabat Israel dan penulis bayaran yang bertindak sebagai pembunuh bayaran, telah melakukan berbagai pelecehan terhadap negara Turki. “Kepada para intelektual yang mengaku diri sendiri yang sedang menyusun daftar ini, saya ingin menyatakan dengan jelas: Kita tahu betul tujuan dan sasaran dari klaim-klaim yang menyesatkan ini, yang secara bersamaan disebarkan ke media internasional seolah-olah sebuah tombol telah ditekan. Kita juga sepenuhnya menyadari niat sebenarnya di balik kampanye yang dilakukan secara sistematis oleh lobi-lobi anti-Turki,” jelasnya.

Sekali lagi, Turki tidak mencari petualangan, tidak mencari ketegangan. Namun mendukung perdamaian dan ketenangan yang berlaku di setiap inci dan sudut kawasan kita.

“Kita mendukung Timur Tengah, yang lelah dan kelelahan akibat perang, untuk mencapai perdamaian abadi. dan stabilitas yang didambakannya sesegera mungkin. Sama seperti kita membela integritas teritorial Irak di masa lalu, hari ini kita membela integritas teritorial Iran, Lebanon, dan semua negara di kawasan ini. Kita tidak memiliki tujuan lain selain keadilan, perdamaian, dan ketenangan, baik di dalam negeri kita maupun di kawasan ini. Kita tidak memiliki niat untuk menguasai kedaulatan atau wilayah negara lain mana pun, siapa pun itu. “Tetapi jika ada yang mengincar tanah kita, mengancam kedaulatan kita, atau bahkan mencari petualangan, kita tidak akan ragu untuk menentang mereka,” kata Presiden Erdoğan. (Using)

Previous articleKasum TNI Buka Rakor Komlek TNI 2026: Perkuat Sinergi dan Modernisasi Sistem Komunikasi Militer
Next articleDanlanud Sultan Hasanuddin Terima Penghargaan Basarnas atas Dedikasi Operasi SAR ATR 42-500
Jurnalis Jaringan Sumbawanews berkomitmen membangun jurnalistik sehat berlandaskan UU Pers No. 40/1999 dan UU KIP No. 14/2008. Kami menjunjung tinggi Kode Etik Jurnalistik dengan mengedepankan koordinasi, investigasi, dan verifikasi untuk menjamin akurasi informasi, integritas penulisan, serta tata bahasa yang baik