Home Berita Daerah Satgas TMMD Kodim 1506/Namlea Bangun Reol/Drainase Raksasa di Desa Waenono

Satgas TMMD Kodim 1506/Namlea Bangun Reol/Drainase Raksasa di Desa Waenono

Buru Selatan, sumbawanews.com – Satgas TMMD ke-125 Kodim 1506/Namlea dibantu masyarakat Desa Waenono, Kec. Namrole, Kab. Buru Selatan membangun Reol/Drainase dengan panjang 315,10 meter dan tinggi 2,5 meter. Reol/Drainase ini menjadi solusi mengatasi banjir yang sering terjadi di Desa Waenono setiap musim penghujan. Pemerintah daerah dan masyarakat khususnya masyarakat Desa Waenono sangat mengapresiasi dan mendukung penuh TMMD ke-125 TA 2025 Kodim 1506/Namlea.

Dandim 1506/Namlea Letkol Inf Mohammad Tamami S. Sos selaku Dansatgas TMMD ke-125 Kodim 1506/Namlea, Jumat (25/07/2025) menjelaskan bahwa dalam menentukan daerah sasaran harus mempertimbangkan aspek kesejahteraan dan aspek stabilitas daerah. Daerah-daerah yang dijadikan sasaran TMMD adalah daerah yang sudah ada program pembangunan desa, namun belum terjangkau pelaksanaannya oleh pemerintah daerah. Daerah rawan ditinjau dari segi pertahanan, keamanan dan kesejahteraan, kemudian daerah bencana alam dan rawan bencana alam serta daerah 3T (Terdepan, Tertinggal, dan Terpencil/Terisolir), perbatasan, daerah miskin/kumuh dan perkotaan.

“Prioritasnya daerah sasaran adalah perpaduan antara kepentingan aspek kesejahteraan dan pertahanan secara serasi dan berimbang. Reol/Drainase ini berfungsi untuk mengalirkan air hujan dan air limbah, mencegah genangan air dan banjir, dan mencegah kerusakan infrastruktur akibat air,” ujarnya.

Dandim 1506/Namlea berharap bahwa pembuatan Reol/Drainase ini kelak nantinya bermanfaat dapat membtu masyarakat Buru Selatan khususnya Desa Waenono yang setiap musim hujan selalu tergenang banjir. (*)

Previous articleKonflik Hari ke-2, Kamboja Tuding Thailand Perluas Serangan
Next articleKasus Tipikor tidak Kenal Islah, TGH Najamuddin Ingin Kasus Dugaan Bagi Uang Siluman di DPRD NTB Lanjut Terus
Kami adalah Jurnalis Jaringan Sumbawanews, individu idealis yang ingin membangun jurnalistik sehat berdasarkan UU No.40 Tahun 1999 tentang PERS, dan UU No.14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi. Dalam menjalankan Tugas Jurnalistik, kami sangat menjunjung tinggi kaidah dan Kode Etik Jurnalistik, dengan Ethos Kerja, Koordinasi, Investigasi, dan Verifikasi sebelum mempublikasikan suatu artikel, opini, dan berita, sehingga menjadi suatu informasi yang akurat, baik dalam penulisan kata, maupun penggunaan tatabahasa.