Sumbawanews.com,- Meksiko melangkah ke babak 16 besar Piala Dunia 2026 setelah menundukkan Ekuador dengan skor 2-0 di Stadion Azteca, pada Selasa (30/6/2026) waktu setempat, atau Rabu (1/7/2026) WIB. Julian Quinones menjadi pahlawan awal dengan membuka keunggulan tim tuan rumah pada menit ke-22 lewat aksi individu yang memukau. Hanya sembilan menit berselang, Raul Jimenez memperbesar keunggulan Meksiko dengan memanfaatkan umpan silang Quinones, menutup babak pertama dengan dominasi penuh.
Di babak kedua, Ekuador berusaha bangkit dengan tekanan lebih agresif, namun upaya mereka gagal membuahkan gol. Nasib buruk kian menimpa tim Andes ketika Piero Hincapie menerima kartu merah pada injury time, memaksa mereka bermain dengan 10 pemain hingga peluit panjang berbunyi. Kemenangan ini mengamankan posisi Meksiko sebagai juara Grup C, sekaligus menjanjikan laga selanjutnya melawan pemenang laga antara Inggris dan RD Kongo di putaran 16 besar.
Sementara itu, di kawasan lain, Prancis juga memastikan langkahnya ke babak berikutnya setelah menghancurkan Swedia 3-0 di MetLife Stadium, East Rutherford. Kylian Mbappe tampil sebagai bintang dengan dua gol—di menit ke-45 dan 74—ditemani gol Bradley Barcola pada menit ke-53. Meski Swedia sempat mengancam di menit-menit akhir, kiper Mike Maignan tampil tangguh menjaga gawangnya. Prancis selanjutnya akan menghadapi Paraguay di babak 16 besar.
Di luar lapangan, kejadian besar terjadi di Jakarta. Mantan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbudristek) Nadiem Anwar Makarim divonis 10 tahun penjara oleh Pengadilan Tipikor Jakarta pada Selasa (30/6/2026) dalam kasus korupsi pengadaan Chromebook dan sistem CDM pada program digitalisasi pendidikan 2019–2022. Majelis hakim juga menjatuhkan denda sebesar Rp1 miliar, lebih ringan dari tuntutan jaksa yang meminta hukuman 18 tahun. Nadiem terlihat menangis saat putusan dibacakan, didampingi istrinya dan ayahnya di ruang sidang.
Di sisi lain, timnas Maroko mengejutkan Belanda lewat adu penalti 3-2 setelah bermain imbang 1-1 dalam 120 menit di Estadio Monterrey. Sementara itu, Paraguay menyingkirkan Jerman dengan skor serupa 4-3 dalam adu penalti setelah bermain imbang 1-1, berkat penyelamatan kiper Orlando Gill dan ketenangan para penendangnya. Jerman, yang sebelumnya dianggap favorit, gagal melangkah lebih jauh.
Ribuan suporter Inggris memadati FIFA Fan Festival di Boston, Amerika Serikat, merayakan kemenangan 4-2 atas Kroasia dengan nyanyian klasik “It’s Coming Home.” Sementara di MetLife Stadium, antusiasme suporter Prancis dan Senegal menciptakan warna-warni yang menjadi ciri khas Piala Dunia, memperkuat daya tarik turnamen bukan hanya dari pertandingan, tapi juga dari semangat para penggemar.
Di Shenzhen, Tiongkok, UBTech Robotics meluncurkan robot humanoid U1 yang dirancang sebagai pendamping emosional berbasis kecerdasan buatan. Dengan 88 sendi yang meniru gerakan manusia, robot ini tersedia dalam tiga varian: U1 Lite seharga Rp272 juta, U1 Pro Rp385 juta, dan U1 Ultra hingga Rp2,25 miliar. Meski harganya tinggi, permintaan telah melebihi 10.000 unit, dan saham UBTech di Bursa Hong Kong melonjak 17 persen pasca peluncuran.
Sementara itu, di pinggiran rel kereta api Menteng Jaya, Jakarta, anak-anak berlaga dalam Turnamen Liga Aspal U-13, mengisi libur sekolah dengan semangat sepak bola yang tulus. Di lapangan berlumpur dan penuh debu, bakat-bakat muda menunjukkan bahwa cinta terhadap olahraga tak perlu stadion megah—cukup dengan semangat dan sepasang sepatu.















