Sumbawanews.com,- Petarung keturunan Indonesia, Bilal Hasan, memukau dunia MMA setelah mengalahkan Mridul Saikia dengan kemenangan TKO dalam waktu hanya 45 detik di Dana White Contender Series (DWCS), dan langsung mendapat tiket tampil di UFC. Kemenangan spektakuler ini mendapat apresiasi luas dari para praktisi olahraga bela diri campuran di Indonesia, termasuk Fransino Tirta, CEO One Pride MMA dan legenda MMA nasional era 2003–2014.
Fransino menilai Bilal menunjukkan kelasnya sebagai petarung dengan fight IQ tinggi, teknik ground and pound yang agresif, serta kecepatan striking yang mematikan. Rekor sempurna 9-0 dengan tujuh kemenangan TKO dan satu submission menjadi bukti nyata konsistensi performanya di atas octagon. Ia juga memiliki keunggulan strategis karena berlatih di Amerika Serikat, yang memperkuat kemampuan grappling dan taktik bertarungnya di level internasional.
Menurut Fransino, divisi flyweight UFC sangat mengutamakan kecepatan dan presisi — dua hal yang dimiliki Bilal secara alami. Dengan basis pelatihan yang berstandar global dan pola latihan yang terus berkembang, ia berpotensi menembus peringkat top 15 UFC dalam waktu singkat jika mampu mempertahankan konsistensi tersebut.
Fransino menekankan, keberhasilan Bilal bukan hanya soal teknik, tapi juga disiplin, keberanian keluar dari zona nyaman, dan komitmen jangka panjang dalam menyempurnakan semua aspek permainan — termasuk wrestling dan grappling yang sering diabaikan petarung Indonesia. Ia menyerukan agar atlet MMA Tanah Air meniru pola pikir Bilal: berani belajar di pusat-pusat latihan terbaik dunia, dan percaya bahwa mereka mampu bersaing di puncak MMA global.















