Sumbawanews.com,- Ketua DPR Puan Maharani menegaskan bahwa wacana pendidikan tinggi gratis perlu dikaji mendalam dengan mempertimbangkan kapasitas anggaran negara. Pernyataan itu disampaikannya merespons usulan Presiden Prabowo Subianto yang setuju menggratiskan biaya kuliah di perguruan tinggi negeri, sebagaimana diusulkan Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan pada perayaan HUT ke-28 PAN pada 18 September 2026. Puan menekankan bahwa pendidikan dasar hingga menengah sudah bebas SPP, sehingga kebijakan lanjutan di jenjang perguruan tinggi harus dihitung secara matang, baik dari sisi manfaat sosial maupun keseimbangan fiskal. “SD dan SMP kan, SPP sudah gratis. Jadi, ya ke depannya kita lihat dulu dengan situasi global seperti ini dan bagaimana kekuatan APBN,” ujarnya di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, pada 22 September 2026.
Zulkifli Hasan sebelumnya menyampaikan keluhan banyak calon mahasiswa yang terkendala biaya tinggi pada jalur mandiri, meski memiliki keinginan kuat untuk melanjutkan studi di kampus negeri. Presiden Prabowo Subianto menyatakan persetujuannya terhadap usulan tersebut dalam acara puncak HUT PAN di JICC Jakarta. Namun, Puan menegaskan bahwa kebijakan pendidikan tidak bisa diputuskan hanya berdasarkan aspirasi, melainkan harus didukung oleh analisis anggaran yang realistis. Ia menekankan pentingnya menimbang kekuatan APBN sebelum memutuskan perluasan program gratis hingga tingkat universitas.















