Sumbawanews.com,- Pada 12 Agustus 2026, Federasi Sepak Bola Belanda (KNVB) secara resmi menunjuk Xavi Hernandez sebagai pelatih kepala tim nasional putra Belanda, menggantikan Ronald Koeman yang mengundurkan diri setelah tim Oranye tersingkir di babak 32 besar Piala Dunia 2026 oleh Maroko lewat adu penalti setelah bermain imbang 1-1. Xavi, pelatih asal Spanyol berusia 46 tahun, mengikat kontrak empat tahun yang akan membawanya memimpin tim hingga Piala Dunia FIFA 2030, termasuk Euro 2028. Penunjukan ini sekaligus menjadikannya pelatih asing pertama yang menangani timnas Belanda sejak Ernst Happel pada 1978.
Xavi mengambil alih jabatan yang sebelumnya dipegang Koeman — bukan kali pertama. Ia pernah menggantikan Koeman sebagai pelatih Barcelona pada musim 2021/2022. Di Barcelona, Xavi sukses membawa tim meraih gelar La Liga pada 2023 sebelum meninggalkan klub pada Mei 2024. Sebelumnya, ia menangani Al Sadd dari 2019 hingga 2021. KNVB memilih Xavi bukan hanya karena rekam jejaknya di lapangan, tetapi juga karena pemahamannya mendalam terhadap filosofi sepak bola menyerang yang selaras dengan tradisi “Total Football” Belanda, yang dipelopori Johan Cruyff dan Rinus Michels. Xavi sendiri menyatakan kehormatan besar atas kepercayaan ini, sambil menegaskan keterikatannya dengan nilai-nilai sepak bola Belanda.
Direktur Profesional Sepak Bola KNVB, Marianne van Leeuwen, menilai Xavi membawa pengalaman tingkat tertinggi yang sesuai dengan ambisi federasi. Sementara itu, Nigel de Jong, Direktur Sepak Bola Elit KNVB, menekankan keselarasan visi Xavi tentang “sepak bola dominan dan menyerang” dengan arah pengembangan tim nasional. Sebagai ujian pertama, timnas Belanda akan menghadapi Jerman pada 24 September 2026. Nama Patrick Kluivert disebut sebagai kandidat kuat untuk bergabung dalam staf kepelatihan baru Xavi.















