Home Berita Nasional Maxim Gencar Latih Mitra Pengemudi agar Profesional

Maxim Gencar Latih Mitra Pengemudi agar Profesional

Sumbawanews.com,- Maxim Indonesia meluncurkan program edukasi berkelanjutan bernama Maxim Seminar dan Training, guna membangun komunitas pengemudi yang lebih profesional, aman, dan siap menghadapi dinamika industri transportasi digital. Program ini menyasar seluruh mitra pengemudi di seluruh Indonesia, baik yang baru bergabung maupun yang sudah aktif, dengan pendekatan terstruktur yang menggabungkan pelatihan tatap muka, kolaborasi institusi, dan pendampingan langsung.

Rangkaian workshop yang digelar di sejumlah kantor cabang Maxim mencakup seluruh aspek krusial operasional: mulai dari proses pendaftaran dan kelengkapan dokumen, penggunaan aplikasi Taxsee Driver, hingga strategi optimalisasi pendapatan. Peserta diberi pemahaman mendalam tentang fitur-fitur seperti Auto Mode dan Filter, serta panduan praktis untuk memaksimalkan peluang order—termasuk melalui program branding kendaraan yang menawarkan potongan komisi dan prioritas penjemputan.

Tak hanya teknis, program ini juga menekankan aspek keselamatan dan perlindungan. Di Medan, misalnya, Maxim menggelar pelatihan keselamatan berkendara selama dua minggu berturut-turut, berkolaborasi dengan Jasa Raharja dan RSU Eshmun. Materi mencakup teknik menghindari risiko di jalan raya, penanganan keadaan darurat, serta pemahaman hak dan jaminan sosial bagi pengemudi, termasuk perlindungan dari BPJS Ketenagakerjaan dan asuransi kecelakaan.

Dirhamsyah, Development Director Maxim Indonesia, menegaskan bahwa program ini bukan sekadar pelatihan, tapi bagian dari komitmen jangka panjang perusahaan untuk membangun ekosistem transportasi digital yang berkelanjutan. “Para mitra bukan hanya pengemudi, tapi bagian penting dari layanan yang diterima masyarakat. Mereka perlu memahami standar, fitur, dan tanggung jawabnya secara utuh,” ujarnya.

Ia menambahkan, pendekatan kolaboratif dengan lembaga kesehatan, asuransi, dan pemerintah memastikan edukasi yang diberikan tidak hanya teoretis, tapi relevan dengan kebutuhan nyata di lapangan. “Ketika pengemudi merasa aman, terlindungi, dan diberdayakan, mereka akan memberikan layanan yang lebih konsisten. Dan pada akhirnya, itu yang membuat pelanggan percaya pada transportasi online,” katanya.

Program ini kini telah berjalan di berbagai kota besar dan terus diperluas. Maxim menekankan bahwa akses terhadap pelatihan ini terbuka bagi semua mitra, tanpa diskriminasi. Masyarakat yang ingin bergabung sebagai pengemudi atau mengikuti sesi pelatihan mendatang dapat menghubungi kantor cabang terdekat atau kanal resmi Maxim Indonesia.

Dengan fokus pada pemberdayaan, bukan hanya perekrutan, Maxim berupaya mengubah persepsi tentang profesi pengemudi—dari pekerja sampingan menjadi profesi yang diakui, dilindungi, dan dihargai.

Previous articleKemenhaj Siagakan Tim Darurat di Jamarat
Next articleIran Cari Visa Masuk Keluar AS untuk Piala Dunia
Avatar photo
Kami adalah Jurnalis Jaringan Sumbawanews, individu idealis yang ingin membangun jurnalistik sehat berdasarkan UU No.40 Tahun 1999 tentang PERS, dan UU No.14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi. Dalam menjalankan Tugas Jurnalistik, kami sangat menjunjung tinggi kaidah dan Kode Etik Jurnalistik, dengan Ethos Kerja, Koordinasi, Investigasi, dan Verifikasi sebelum mempublikasikan suatu artikel, opini, dan berita, sehingga menjadi suatu informasi yang akurat, baik dalam penulisan kata, maupun penggunaan tatabahasa.