Home Berita Internasional Iran Cari Visa Masuk Keluar AS untuk Piala Dunia

Iran Cari Visa Masuk Keluar AS untuk Piala Dunia

Sumbawanews.com,- Tim nasional sepak bola Iran sedang berupaya mendapatkan visa masuk-keluar berulang dari Amerika Serikat, menyusul relokasi markas pelatihan mereka dari Arizona ke Tijuana, Meksiko, menjelang Piala Dunia 2026. Presiden Federasi Sepak Bola Iran (FFIRI), Mehdi Taj, mengungkapkan bahwa seluruh pemain dan staf tim membutuhkan visa multi-entry karena akan bolak-balik antara Meksiko dan lokasi pertandingan di AS—Los Angeles, Seattle, dan kota-kota lain di wilayah perbatasan.

Meski markas pelatihan kini berada di Tijuana, yang berseberangan langsung dengan San Diego, California, tim tetap harus memasuki wilayah AS untuk tiga laga grup: melawan Selandia Baru pada 15 Juni, Belgia pada 21 Juni, dan Mesir pada 25 Juni. Taj menekankan bahwa tanpa visa fleksibel, mobilitas tim akan terganggu—terutama mengingat jadwal ketat dan jarak antar kota yang jauh.

Sebelumnya, para pemain dan staf telah mengikuti sesi wawancara visa di Ankara, Turki, tempat mereka menjalani masa persiapan akhir. Sebagian dari mereka yang belum mengajukan visa sebelum konflik regional meletus pada Februari 2026 juga langsung mengajukan aplikasi secara langsung di kedutaan AS di Turki. Selain itu, seluruh anggota tim juga telah mengajukan visa Kanada, sebagai langkah antisipasi jika Iran lolos ke babak gugur yang dijadwalkan berlangsung di kota-kota Kanada.

Pergerakan ini terjadi di tengah ketegangan geopolitik yang masih menghangat. Meski gencatan senjata telah dideklarasikan, serangan balasan antara Iran dan AS masih terjadi—termasuk serangan IRGC terhadap sebuah pangkalan udara AS di kawasan Timur Tengah pada akhir Mei, yang direspons dengan serangan udara AS terhadap situs militer Iran. Kondisi ini memperumit proses diplomasi visa, meski FIFA menegaskan bahwa urusan teknis turnamen harus dipisahkan dari isu politik.

FIFA resmi mengonfirmasi perpindahan markas tim Iran ke Centro Xoloitzcuintle di Tijuana pada 25 Mei, setelah permintaan FFIRI yang diajukan melalui serangkaian pertemuan di Istanbul dan webinar dengan Sekjen FIFA. Taj menekankan bahwa keputusan ini bukan hanya soal keamanan, tapi juga logistik: “Dengan markas di Meksiko, tim bisa lebih cepat dan aman menuju lokasi pertandingan tanpa harus menghadapi birokrasi panjang di dalam AS.”

Piala Dunia 2026, yang diselenggarakan secara bersama oleh AS, Kanada, dan Meksiko, akan dimulai pada 11 Juni dan berakhir pada 19 Juli. Tim Iran, yang dikenal sebagai “Team Melli”, telah mendapat sambutan hangat dari ratusan ribu pendukung di Tehran saat dilepas ke bandara, dengan harapan besar untuk melaju jauh di turnamen pertama yang melibatkan 48 tim ini.

Previous articleMaxim Gencar Latih Mitra Pengemudi agar Profesional
Next articleBatita Tewas Ditusuk, Paman Terluka Parah di Kontrakan Bekasi
Avatar photo
Jurnalis Jaringan Sumbawanews berkomitmen membangun jurnalistik sehat berlandaskan UU Pers No. 40/1999 dan UU KIP No. 14/2008. Kami menjunjung tinggi Kode Etik Jurnalistik dengan mengedepankan koordinasi, investigasi, dan verifikasi untuk menjamin akurasi informasi, integritas penulisan, serta tata bahasa yang baik