Home Berita Nasional Jamaah Haji Indonesia Bermalam di Muzdalifah

Jamaah Haji Indonesia Bermalam di Muzdalifah

Sumbawanews.com,- Makkah – Ribuan jamaah haji Indonesia, bersama jamaah dari berbagai penjuru dunia, menghabiskan malam di Muzdalifah pada Rabu (27/5/2026) waktu setempat, sebagai bagian tak terpisahkan dari rangkaian ibadah haji. Setelah menyelesaikan wukuf di Arafah menjelang petang, mereka bermalam di dataran luas yang menjadi fase transisi sebelum melanjutkan perjalanan ke Mina.

Di bawah langit malam yang dipenuhi bintang, jamaah asal Nusantara terlihat tenang meski lelah. Beberapa ada yang duduk berkelompok, mengaji atau berdoa dalam diam, sementara yang lain berbaring di atas karpet tipis, menunggu waktu shalat Subuh dan pengambilan kerikil untuk ritual lempar jumrah esok hari. Suasana spiritual yang kental menyelimuti Muzdalifah, tempat yang dianggap sakral karena menjadi lokasi Nabi Muhammad SAW menginap sebelum melanjutkan ibadah puncak haji.

Mabit di Muzdalifah bukan sekadar kegiatan fisik, melainkan momen refleksi mendalam. Bagi banyak jamaah, malam ini menjadi waktu untuk menyatukan hati dengan ribuan umat lain yang juga datang dari berbagai budaya, bahasa, dan latar belakang—semua menyatu dalam satu tujuan: memenuhi panggilan Ilahi.

Petugas haji Indonesia terus bergerak di sepanjang jalur penampungan, memastikan ketersediaan air, obat-obatan, dan bantuan medis bagi yang membutuhkan. Di tengah keramaian, kekompakan dan kepedulian antarjamaah menjadi pemandangan yang tak kalah mengharukan. Di sudut-sudut tertentu, terlihat jamaah tua dibantu oleh yang lebih muda untuk berpindah tempat, sementara kelompok ibu-ibu saling berbagi makanan ringan dan air zam-zam.

Kementerian Agama RI melalui PPIH (Pembimbing Ibadah Haji Indonesia) menegaskan bahwa seluruh jamaah telah memenuhi syarat pelaksanaan mabit, termasuk keamanan dan kesehatan. Meski suhu malam di Muzdalifah turun drastis, distribusi selimut dan pakaian hangat telah dilakukan secara merata.

Malam ini, di tanah suci yang sunyi namun penuh doa, jamaah haji Indonesia bukan hanya menunaikan rukun Islam kelima—mereka sedang menulis kisah spiritual yang akan membekas seumur hidup.

Previous article**Polda Sumsel Bagikan 579 Hewan Kurban hingga Ke Pedalaman**
Next articleJokowi Salat Idul Adha di Masjid Sheikh Zayed Solo
Avatar photo
Jurnalis Jaringan Sumbawanews berkomitmen membangun jurnalistik sehat berlandaskan UU Pers No. 40/1999 dan UU KIP No. 14/2008. Kami menjunjung tinggi Kode Etik Jurnalistik dengan mengedepankan koordinasi, investigasi, dan verifikasi untuk menjamin akurasi informasi, integritas penulisan, serta tata bahasa yang baik