Home Berita Olah Raga Harry Kane Jadi Penyelamat Inggris Lawan Kongo di 32 Besar Piala Dunia...

Harry Kane Jadi Penyelamat Inggris Lawan Kongo di 32 Besar Piala Dunia 2026

Sumbawanews.com,- Timnas Inggris menghadapi ujian berat di babak 32 besar Piala Dunia 2026, saat bertemu Kongo di Mercedes-Benz Stadium, Atlanta, pada Rabu, 1 Juli 2026, pukul 23.00 WIB. Meski unggul sebagai tim tak terkalahkan di fase grup, The Three Lions tak bisa menganggap remeh lawan yang justru diperkuat sejumlah pemain berpengalaman di Premier League.

Kongo, yang lolos sebagai juara Grup H, mengandalkan kekuatan internal dari pemain-pemain yang pernah atau masih bermain di liga Inggris. Axel Tuanzebe dari Burnley, Aaron Wan-Bissaka yang kini membela West Ham United, serta Yoane Wissa di Newcastle United menjadi tulang punggung lini pertahanan dan serangan. Belum lagi Chancel Mbemba dan Arthur Masuaku, yang memiliki pengalaman bermain di Liga Inggris, membuat skuad asuhan pelatih Kongo menjadi jauh lebih berbahaya dari yang diperkirakan.

Pengalaman sebelumnya menjadi peringatan keras bagi Inggris. Di fase grup, mereka harus puas bermain imbang 0-0 melawan Ghana, tim Afrika lain yang juga mengandalkan pemain Premier League seperti Antoine Semenyo. Hasil itu menggambarkan betapa sulitnya tim-tim Afrika yang menggabungkan fisik kuat dengan kecerdasan taktis dari pengalaman bermain di liga top Eropa.

Namun, di tengah kekhawatiran itu, satu nama muncul sebagai harapan utama: Harry Kane. Kapten sekaligus pencetak gol terbanyak sepanjang sejarah Timnas Inggris itu kembali menunjukkan ketajamannya di turnamen ini. Dari tiga laga fase grup, Kane sudah mengemas tiga gol, membawa Inggris meraih sembilan poin sempurna. Dengan 82 gol dari 117 penampilan bersama tim nasional, Kane bukan sekadar striker biasa—ia adalah mesin gol yang selalu muncul saat dibutuhkan.

Pelatih Thomas Tuchel, yang sebelumnya sukses membawa Timnas Jerman ke semifinal Piala Eropa 2024, kini percaya bahwa keberadaan Kane bisa menjadi penyeimbang atas kekuatan defensif Kongo. Taktik Inggris kemungkinan akan mengandalkan umpan-umpan panjang dari Jude Bellingham dan Mason Mount, dengan Kane sebagai ujung tombak yang siap memanfaatkan setiap celah. Jika pola ini berjalan, maka gol ketiga Kane di turnamen ini bisa datang di laga ini—dan mengantar Inggris melangkah ke babak 16 besar.

Bukan berarti Kongo tak punya peluang. Dengan kecepatan sayap dan ketajaman di depan gawang, mereka bisa saja menciptakan kejutan. Tapi dalam sejarah Piala Dunia, tim-tim Afrika yang bertemu Inggris di babak gugur jarang mampu menahan dominasi teknis dan kestabilan mental tim Eropa—terutama ketika sang kapten sedang dalam performa terbaik.

Di Atlanta, ketika sorak sorai penonton memenuhi stadion, Harry Kane akan kembali menjadi pusat perhatian. Bukan hanya sebagai pencetak gol, tapi sebagai sosok yang diyakini mampu mengubah momentum pertandingan—sebagaimana selalu dilakukannya.

Previous articleTragedi di Piala Dunia 2026: Dua Suporter Meksiko Tewas dalam Kerumunan Perayaan Kemenangan
Next articleRD Kongo Tantang Inggris, Tuchel: Mereka Bisa Kalahkan Siapa Saja