Home Berita Internasional China Uji Coba Rudal Balistik di Pasifik Selatan

China Uji Coba Rudal Balistik di Pasifik Selatan

Sumbawanews.com,- Angkatan Laut China melakukan uji coba rudal balistik jarak jauh dari kapal selam bertenaga nuklirnya di Pasifik Selatan pada Senin, 6 Juli 2026. Peluncuran yang terjadi pukul 12.01 itu membawa hulu ledak tiruan dan menjadi langkah jarang dilakukan dalam beberapa tahun terakhir. China menyatakan aktivitas ini bagian dari latihan rutin tahunan, sesuai hukum internasional, dan tidak ditujukan kepada negara mana pun. Namun, langkah itu memicu kekhawatiran dan protes dari Australia, Jepang, dan Selandia Baru.

Pemerintah Selandia Baru mengaku telah menerima pemberitahuan sebelum peluncuran, tetapi menyatakan kekecewaan karena uji coba dilakukan di Zona Bebas Nuklir Pasifik Selatan, yang diatur oleh Traktat Rarotonga 1986. Menteri Luar Negeri Winston Peters menegaskan bahwa meski telah diberi tahu, China tetap melanjutkan uji coba hanya beberapa jam setelah pemberitahuan. Australia juga menyampaikan bahwa tindakan itu mengganggu stabilitas kawasan, sementara Jepang meminta Beijing untuk mempertimbangkan kembali peluncuran rudal yang berpotensi melintas di atas wilayahnya.

China terakhir kali melakukan uji coba rudal balistik di Pasifik pada 2024, saat itu juga menggunakan hulu ledak tiruan. Menurut Nuclear Threat Initiative, China kini memiliki enam kapal selam rudal balistik dan 59 kapal selam serang bertenaga nuklir. Laporan Pentagon pada akhir 2025 memperkirakan China memiliki sekitar 600 hulu ledak nuklir pada 2024, dengan proyeksi akan melebihi 1.000 unit pada 2030. Beijing tetap mempertahankan kebijakan tidak menjadi pihak pertama yang menggunakan senjata nuklir, meski terus memodernisasi arsenenya.

Previous articlePiala Presiden 2026 Siap Digelar 25 Juli, 8 Klub Legendaris dari 4 Negara Bertarung
Next articlePolri Terbanyak Diadukan ke Komnas HAM pada 2025