Home Berita Nasional AS Tetap Pertahankan Status Quo Taiwan

AS Tetap Pertahankan Status Quo Taiwan

Sumbawanews.com,- Menteri Luar Negeri Amerika Serikat Marco Rubio menegaskan bahwa kebijakan Washington terhadap Taiwan tidak berubah, meskipun pernyataan sebelumnya dari Presiden Donald Trump memicu kekhawatiran global. Dalam kesaksian di depan Komite Hubungan Luar Negeri Senat, Rubio menekankan bahwa mempertahankan “status quo” — kondisi saat ini yang menjaga stabilitas tanpa mengakui kemerdekaan Taiwan maupun mengakui klaim kedaulatan China atas pulau itu — tetap menjadi fondasi strategis AS.

Pernyataan itu menjadi respons langsung terhadap komentar Trump sebulan sebelumnya, yang menyebut penjualan senjata senilai 14 miliar dolar AS kepada Taiwan bisa menjadi “alat tawar” dalam negosiasi dengan Beijing. Komentar itu memicu kecemasan di Taiwan, sekutu-sekutu Asia, dan kalangan diplomatik internasional, yang khawatir kebijakan AS mulai menggantungkan komitmen keamanan pada kepentingan transaksional.

Rubio, yang juga menjabat sebagai Penasihat Keamanan Nasional, menegaskan bahwa keputusan penjualan senjata tidak terkait dengan tekanan dari China. “Ini bukan faktor yang menghambat proses pengambilan keputusan kami,” tegasnya. “Ini adalah keputusan yang harus diambil presiden berdasarkan waktu dan cara pelaksanaannya, bukan sebagai imbalan politik.”

Ia menambahkan bahwa AS dan China, sebagai dua kekuatan global terbesar, tidak punya pilihan selain terus berdialog untuk menghindari konflik, meskipun persaingan strategis — terutama di bidang teknologi, militer, dan pengaruh geopolitik — diperkirakan akan berlangsung selama beberapa dekade mendatang.

Rubio, yang baru saja melakukan perjalanan ke Beijing bersama Trump untuk bertemu Presiden Xi Jinping, mengakui adanya banyak “persoalan yang sangat mengganggu” dalam hubungan bilateral, termasuk pelanggaran hak asasi manusia, spionase ekonomi, dan militarisme di Laut China Selatan. Namun, ia menekankan bahwa diplomasi tetap menjadi jalur utama untuk mengelola ketegangan.

Sementara itu, di bidang lain, Rubio juga membahas perkembangan terbaru dalam upaya menyelesaikan konflik dengan Iran. Ia mengakui bahwa negosiasi yang dimediasi pihak ketiga berjalan lambat karena struktur pemerintahan Iran yang “terpecah,” namun menunjukkan kemajuan tak terduga: pejabat Teheran kini bersedia membahas aspek program nuklir yang sebelumnya mereka tolak sepenuhnya.

“Ini bukan jaminan kesepakatan, tapi setidaknya mereka mulai duduk di meja perundingan,” ujar Rubio. “Kita harus menguji sejauh mana mereka benar-benar bersedia berubah.”

Dengan demikian, meski retorika presiden terkadang membingungkan, sikap institusional AS — seperti yang diwakili Rubio — tetap konsisten: menjaga keseimbangan di Asia Timur, menolak perubahan sepihak terhadap status Taiwan, dan mempertahankan kepercayaan sekutu tanpa memicu konfrontasi langsung dengan China.

Previous articlePria Hilang 3 Tahun Ditemukan Hidup di Gunung Salak
Next articleAS Sita Kripto Iran Senilai Rp17,8 Triliun, Ekonomi Teheran Terpuruk
Avatar photo
Jurnalis Jaringan Sumbawanews berkomitmen membangun jurnalistik sehat berlandaskan UU Pers No. 40/1999 dan UU KIP No. 14/2008. Kami menjunjung tinggi Kode Etik Jurnalistik dengan mengedepankan koordinasi, investigasi, dan verifikasi untuk menjamin akurasi informasi, integritas penulisan, serta tata bahasa yang baik