Sumbawanews.com,- Pelatih Timnas Mesir, Hossam Hassan, menegaskan timnya tidak gentar menghadapi Argentina dalam laga 16 besar Piala Dunia 2026 di Atlanta Stadium, Selasa. Meski diunggulkan secara statistik, The Pharaohs bersiap memainkan permainan mereka sendiri tanpa terintimidasi oleh status juara bertahan La Albiceleste. Pertandingan ini menjadi momen bersejarah bagi Mesir, yang baru saja lolos ke babak gugur untuk pertama kalinya setelah mengalahkan Australia di babak 32 besar. Hassan menekankan bahwa rasa hormat terhadap Lionel Messi dan kualitas Argentina tidak berarti timnya akan bermain dengan rasa takut.
Hossam Hassan, yang berusia 59 tahun, dalam konferensi pers menjelaskan bahwa Argentina memang unggul di segala lini, namun sepak bola tak mengenal mustahil. Ia menegaskan bahwa timnya datang dengan ambisi besar untuk menciptakan kejutan, bukan sekadar menjadi penonton di panggung besar. “Kami menghormati mereka, tetapi kami tidak takut. Kami akan bermain dengan identitas kami, bukan dengan nama besar lawan,” ujarnya tegas. Keberhasilan Mesir melangkah ke babak 16 besar sudah menjadi pencapaian luar biasa, dan kini mereka berharap bisa melanjutkan sejarah itu dengan menghentikan langkah sang juara bertahan.
Laga ini menjadi duel ketiga antara Lionel Messi dan Mohamed Salah di level internasional, yang menambah daya tarik pertandingan. Meski tidak menyebut strategi spesifik, Hassan menekankan bahwa timnya akan fokus pada disiplin taktis dan semangat juang. Dengan dukungan penuh dari para suporter, Mesir siap membuktikan bahwa status underdog bukanlah akhir dari mimpi besar.















