Home Berita Kadisnakertrans NTB Minta PT.Amman dan PT.Amin Intens Bangun Komunikasi

Kadisnakertrans NTB Minta PT.Amman dan PT.Amin Intens Bangun Komunikasi

Mataram, sumbwanews.com – Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Provinsi NTB, I Gede Putu Aryadi, meminta agar perusahaan yang terlibat dalam proses konstruksi pembangunan Smelter di Kabupaten Sumbawa Barat (KSB), yakni PT.Amman Minerral Nusa Tenggara (PT.Amman) dan PT.Amman Mineral Industrti (PT.Amin), intens membangun komunikasi. Selain itu, perusahaan juga diminta untuk terbuka dalam proses rekrutmen, serta terbuka menyampaikan kebutuhan tenaga kerja yang dibutuhkan.

“Perusahaan (PT.Amman dan PT.Amin) harus Intens bangun komunikasi. Sudah minta laporan, dan tiga hari lalu disampaikan (laporan) prores rekrutmen,” kata Kadisnaker NTB, Jum`at (21/10) melalui saluran telepon.

Ia menyebutkan, tahun lalu, Disnakertrans Provinsi NTB juga telah meminta kepada perusahaan bersangkutan untuk menyampaikan informasi kebutuhan tenaga kerja. Informasi tersebut dihajatkan agar Disnakertran NTB dapat mendistribusikan informasi ke kabupaten, sebagai acuan menyiapkan tenaga kerja sesuai yang dibutuhkan.

“Tapi tidak disampaikan. Sekarang langsung membentuk tim rekrutmen berkoordinasi dengan Pemda KSB, dan disitu tim rekrutment satu pintu,” paparnya.

Diungkapkan, hasil koordinasi Disnakertrans Provinsi NTB dengan KSB, proses rekruitmen yang dilakukan mengacu kepada Perda ketenagakerjaan Pemda KSB. “Perda itu kan tidak boleh bertentangan dengan ketentuan yang lebih tinggi. Kewenangan efaluasi itu ada di biro hukum provinsi, dan pusat, seandinya bertentangan. Kami (Disnakertrans) harus taat pada proses yang ada,” tegas dia.

Dan proses telah berakhir dengan penerimaan sebanyak 245 orang dari KSB dan luar KSB. “Sekarang pak bupati dengan timnya sudah bentuk tim rekruitmen. Rekruitment sudah dilakukan oleh tim sejak sekitar 11 agustus. Dari 3,246 orang ini 2.027 orang tidak lulus, Sebagian besar disebabkan seleksi administrasi. Proses seleksinya juga melibatkan tim psikotest UGM Jogja. Ditentukan melalui sidang pleno 13 oktober lalu yang lulus 245 orang, totalnya. Baik KSB maupun luar kSB. Menurut laporan dari kadisnaker KSB,” jelas I Gede Putu Aryadi.

Ia meminta, agar dalam proses rekruitmen berikutnya, perushaan dapat membangun komunikasi intens, baik dengan KSB, Kabupaten Sumbawa maupun dengan provinsi. Selain itu juga berkonumikasi dengan forum komunikasi Lembaga pelatihan dan pemagangan yang telah disiapkan.

“Yang direkrut ini kan non skill. Untuk berikutnya saya minta koordinasi dengan forum komunikasi Lembaga pelatihan dan pemagangan yang sudah saya bentuk di KSB dan Sumbawa. Kita ingin tenaga skill, ini yang penting disiapkan. Kemarin ada informasi rekrutmen tenaga skill seperti las, listrik dan sebagainya, tapi sampai sekarang belum jelas. (Perusahaan) harus libatkan Pemda KSB dan Sumbawa untuk infomrasi itu. Kita biar terkoordiansi yang baik,” tegas dia.

I Gede Putu Aryadi juga menekankan, Disnakertrans Provinsi NTB juga bertanggungjawab untuk menyiapkan tenaga kerja, khususnya tenaga skill. “Agar masyrakat bisa menyiapkan diri. Kami juga bertanggung jawab menyiapkan, bukan hanya KSB. Kami sudah disetujui nggaran untuk uji kompetensi. Sehingga calon tenaga kerja bersertifikat BNSP (Badan Nasiona Sertifikasi dan Profesi),” ucap dia.

Sedangkan untuk menyiapkan dan menerapkan kebijakan tersebut, dibutuhkan keterbukaan dari perusahaan. Baik rincian jumlah jumlah tenaga kerja, maupun jenis keahlian yang dibutuhkan.

“Kita butuh rincian detail dari perusahaan. Selama ini perusahaan kuran jalan koorindiasinya ke provinsi. Kita perlu koordinasi dan keterbukaan perusaahaan seperti apa kebutuhannya,” ungkapnya.

Ia menyebutkan, selain tenaga kerja dari dalam negeri, tercatat perusahaan tersebut saat ini juga mempekerjakan sedikitnya 60 orang Warga Negara Asing, untuk jenis pekerjaan professional, seperti engenering. Dengan rincian 42 orang dari Republik Rakyat Tiongkok, dan 18 orang lainnya berasal dari Bangladesh, India, dan negara lainnya.

“Selain 60 orang WNA yang bekerja itu, disana ada juga 10 WNA keluarga dari pekerja WNA itu,” tutur dia. (Using)

Previous articleAspers Panglima TNI : Menjaga Objek Vital Strategis Merupakan Tugas Sepanjang Masa TNI
Next articleSatgas Yonif Raider 321/GT/13/1 Kostrad Turun Langsung Dalam Kenaikan Tingkat/Sabuk Para Pendekar Kera Sakti
Kami adalah Jurnalis Jaringan Sumbawanews, individu idealis yang ingin membangun jurnalistik sehat berdasarkan UU No.40 Tahun 1999 tentang PERS, dan UU No.14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi. Dalam menjalankan Tugas Jurnalistik, kami sangat menjunjung tinggi kaidah dan Kode Etik Jurnalistik, dengan Ethos Kerja, Koordinasi, Investigasi, dan Verifikasi sebelum mempublikasikan suatu artikel, opini, dan berita, sehingga menjadi suatu informasi yang akurat, baik dalam penulisan kata, maupun penggunaan tatabahasa.