Home Berita Waka III DPRD Sumbawa : Sikap AMNT dalam Rekrutmen Smelter Berpotensi Konflik

Waka III DPRD Sumbawa : Sikap AMNT dalam Rekrutmen Smelter Berpotensi Konflik

Sumbawa Besar, sumbawanews.com – Wakil Ketua III DPRD Sumbawa, menyesalkan sikap PT. AMNT yang terkesan mengacuhkan Kabupaten Sumbawa dalam rekrutmen tenaga kerja untuk pembangunan smelter. Sebab, dengan tidak melibatkan pihak pemerintah Kabupaten Sumbawa, akan berpotensi memicu konflik.

“PT. AMNT ini tidak berkoordinasi soal tenaga kerja dengan Sumbawa. Kami banyak terima masukan yang notabene punya andil atau tidak. Terutama masyarakat yang berada di lingkar tambang. Tenaga kerja dari Sumbawa juga harus fasilitasi, untuk meminimalisir potensi konflik,” kata Nanang, di ruang kerjanya Senin (26/09).

Ia menegaskan, mustinya dalam proses, kepanitiaan atau tim rekrutmen, melibatkan disnakertrans Kabupaten Sumbawa. Sehingga segala informasi yang berkaitan dengan rekrutmen dapat tersampaikan dengan baik ke masyarakat Kabupaten Sumbawa. Sehingga calon pencari kerja dari Kabupaten Sumbawa, memiliki gambaran atau arah yang jelas dalam proses rekrutmen.

“Tidak ada orang (disnakertrans) kita di sana. Layaknya ada keterlibatan orang kita. Saya sudah koordinasi dengan kadis Nakertrans. Tidak punya kewenangan untuk melakukan perekrutan, hanya mengeluarkan kartu kuning saja,” ucap Nanang.

Diungkapkan, persoalan Rekrutmen smelter, juga telah dibahas pada tingkat Forum Pimpinan Daerah (Forkopimda), untuk melihat dari sisi potensi konflik. “Sudah rapat dengan OPD, dengan Kapolres, Dandim, Kajari, Ketua Pengadilan, sampai kapolsek se Kabupaten Sumbawa. Rapat mengenai potensi dan penanganan konflik. Termasuk konflik smelter ini,” beber Nanang.

Ia menyesalkan sikap PT. AMNT yang terkesan mengacuhkan Kabupaten Sumbawa. Padahal pembangunan smelter juga akan berkaitan dengan aktifitas PT. AMNT di Dodo dan Rinti yang notabene berada di Kabupaten Sumbawa. “Minimal ada koordinasi dua daerah secara baik. (Sementara) Pengerukan material untuk kelola juga nantinya dari Sumbawa,” ucap Politisi PKS ini.

Ia memandang, Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Provinsi Nusa Tenggara Barat, perlu untuk segera memfasilitasi soal rekrutmen tenaga kerja untuk Smelter di Kabupaten Sumbawa Barat. Sebab sejauh ini, rekrutmen yang dilakukan belum mengakomodir pencari kerja dari Kabupaten Sumbawa. (Using)

Previous articleSambut HUT Ke-77 TNI, Satgas Yonarmed 1 Kostrad Bersama Warga Desa Allang Asaude Bangun Jalan Setapak Sejauh 120 Meter
Next articleFraksi Partai Nasdem Soroti Pengerjaan Puskesmas Ropang
Kami adalah Jurnalis Jaringan Sumbawanews, individu idealis yang ingin membangun jurnalistik sehat berdasarkan UU No.40 Tahun 1999 tentang PERS, dan UU No.14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi. Dalam menjalankan Tugas Jurnalistik, kami sangat menjunjung tinggi kaidah dan Kode Etik Jurnalistik, dengan Ethos Kerja, Koordinasi, Investigasi, dan Verifikasi sebelum mempublikasikan suatu artikel, opini, dan berita, sehingga menjadi suatu informasi yang akurat, baik dalam penulisan kata, maupun penggunaan tatabahasa.