Sumbawanews.com,- Orangtua dari berbagai wilayah Yogyakarta mengantre sejak subuh untuk mendapatkan nomor pendaftaran bimbingan belajar Exist Gayam, yang membuka pendaftaran untuk tahun ajaran mendatang. Antrean viral ini terjadi di Jalan Gayam, Kota Yogyakarta, tempat bimbel yang dikelola oleh Yurin Gagarin, pensiunan guru SMP negeri. Para orangtua berbondong-bondong mendaftarkan anak mereka yang masih duduk di kelas 8 SMP, dengan harapan anak bisa mengikuti les mulai tahun depan.
Minat tinggi terhadap bimbel ini didorong oleh reputasi akademik yang kuat: banyak siswa yang pernah mengikuti les di Exist Gayam berhasil meraih nilai tinggi pada Tes Kemampuan Akademik (TKA) dan diterima di sekolah favorit seperti SMA 3 dan SMA 1 Yogyakarta. Rahmawati, salah satu orangtua yang mengantre sejak dini, mengatakan keputusannya didasarkan pada testimoni para orangtua lain yang melihat peningkatan nilai anak-anak mereka. Kurnia, warga Banguntapan, Bantul, juga mengaku rela menempuh jarak jauh demi kesempatan yang sama, karena percaya bimbel ini bisa membantu anaknya menembus SMA impian.
Selain reputasi akademik, biaya terjangkau menjadi daya tarik utama. Setiap mata pelajaran hanya dipatok Rp150 ribu, dengan jadwal empat kali pertemuan per minggu. Harga ini jauh lebih murah dibanding bimbel lain di sekitarnya, sehingga banyak keluarga memandangnya sebagai investasi pendidikan yang efisien. Kurnia menegaskan, meski anaknya belum mulai les, kepastian mendapatkan kursi di bimbel ini sudah menjadi langkah penting dalam perencanaan pendidikan keluarga.
Pendaftaran yang ramai menunjukkan betapa tingginya tekanan dan harapan orangtua terhadap akses pendidikan berkualitas, bahkan untuk siswa yang masih dua tahun lagi akan menghadapi ujian penting.















