Sumbawanews.com,- PANDI, pengelola nama domain internet Indonesia, menargetkan jumlah pengguna domain .id mencapai 2 juta pada akhir 2026, seiring genap dua dekade kiprahnya. Saat ini, penggunaan domain .id telah mencapai lebih dari 1,573.000, melebihi jumlah pengguna .com di dalam negeri dan menempati posisi teratas di Asia Tenggara sejak 2020. Wakil Ketua PANDI Bidang Organisasi dan Keuangan, Andi Muhammad Natsir Amal, menyatakan bahwa target ini menjadi bagian dari upaya memperluas penetrasi domain nasional hingga 5 persen dari total populasi Indonesia, yang saat ini masih di bawah 1 persen.
Untuk mendukung ekspansi ini, PANDI bekerja sama dengan 24 registrar resmi yang bertindak sebagai agen penjual domain kepada pengguna akhir, sementara PANDI sendiri tidak menjual domain secara langsung. Selain mengelola .id, organisasi nirlaba ini juga aktif mendampingi pembentukan ekstensi domain baru, termasuk .bali yang akan segera diluncurkan, serta menyiapkan peluncuran domain berbasis wilayah seperti .jakarta dan .bandung. Langkah ini bertujuan memperkuat ekosistem digital nasional agar tidak bergantung pada satu jenis ekstensi saja.
Menurut Natsir, penguatan industri domain merupakan peran mendasar PANDI sebagai lembaga nirlaba yang bertanggung jawab atas pertumbuhan infrastruktur internet di Tanah Air.















