Sumbawanews.com,- Lionel Messi resmi mengakhiri karier internasionalnya pada Senin, 31 Agustus 2026, meninggalkan jejak 20 tahun kegemilangan bersama Timnas Argentina. Kini, seluruh perhatian sepak bola dunia beralih ke Nico Paz, gelandang serang berusia 21 tahun yang dinilai sebagai salah satu kandidat utama penerus legenda itu. Paz, yang kini membela Como di Serie A, telah menunjukkan potensi luar biasa dengan 19 gol dan 17 assist dari 77 penampilan di semua kompetisi, setelah menimba ilmu selama sembilan tahun di akademi Real Madrid sebelum dipinjamkan dan akhirnya dipermanenkan oleh Como di bawah asuhan Cesc Fabregas.
Meski baru mengoleksi 11 caps bersama Timnas Argentina sejak debut pada 2024 dan mencetak satu gol, Paz telah mendapat kesempatan bermain di Piala Dunia 2026 — tampil sebagai pengganti selama 10 menit melawan Aljazair dan sebagai starter 61 menit kontra Yordania. Pelatih Lionel Scaloni memainkannya di dua posisi: gelandang tengah dan sayap kiri, menandakan fleksibilitas dan kepercayaan yang terus meningkat. Dengan kemampuan mengatur tempo, visi permainan tajam, dan insting mencetak gol yang tinggi, Paz dianggap memiliki kualitas teknis yang mirip dengan gaya Messi. Namun, jalan menuju status ikon tetap panjang — tekanan menjadi penerus Messi bukan sekadar beban, tapi tantangan sejarah yang belum pernah dihadapi pemain muda Argentina sebelumnya.















