Sumbawanews.com,- Bek Timnas Indonesia Mees Hilgers secara terbuka mengungkap konflik dengan FC Twente yang membuatnya absen total sepanjang musim 2025/2026, sebelum resmi bergabung dengan SC Heerenveen pada Agustus 2026 dengan nilai transfer sekitar 500 ribu euro. Hilgers mengaku dirinya dikeluarkan dari skuad meski masih memiliki kontrak satu tahun, dan menyatakan bahwa klub hanya memandangnya sebagai aset finansial yang bisa dijual demi keuntungan, bukan sebagai pemain yang layak mendapat kesempatan bermain.
Hilgers, pemain berdarah Manado itu, mengatakan bahwa keputusan FC Twente memperpanjang kontraknya secara otomatis bukanlah bentuk kepercayaan, melainkan strategi untuk memaksimalkan nilai jualnya. Ia menegaskan bahwa dirinya tidak pernah menghadiri tes medis terkait perpanjangan kontrak karena sudah sepakat dengan pihak klub dan dokter perusahaan, dan semua pihak memahami posisinya. Selama lebih dari satu tahun tanpa tampil, ia tetap mempertahankan kepercayaan diri, meski mengaku terluka oleh kebohongan dan narasi salah yang beredar dari sejumlah pihak di dalam klub.
“Saya selalu berperilaku baik dan memberikan seratus persen,” ujar Hilgers, seperti dikutip dari ESPN Belanda pada 2 September 2026. Ia menilai bahwa kepentingannya—untuk kembali bermain—tidak lagi sejalan dengan tujuan FC Twente yang lebih fokus pada transaksi finansial. Kepindahannya ke Heerenveen menjadi titik balik, bukan hanya secara karier, tapi juga secara pribadi. “Ini rencana saya. Beginilah kehendak Tuhan. Saya telah berkembang secara pribadi dan fisik,” katanya.
Kini, dengan seragam baru, Hilgers menegaskan ambisinya untuk membuktikan kualitasnya di liga top Belanda. “Ambisi saya dan dorongan untuk sukses semakin kuat. Saya punya kualitas itu, semua orang tahu itu.” Pemain berusia 24 tahun itu siap kembali bersinar, setelah melewati masa paling suram dalam karier profesionalnya.















