Sumbawanews.com,- Badan Gizi Nasional (BGN) sedang menyelidiki penyebab keracunan makanan yang menimpa 566 orang setelah mengonsumsi hidangan dari program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Pondok Pesantren Manbaul Hikam, Sidoarjo. Kejadian ini terjadi pada Selasa, 1 September 2026, setelah para santri dan siswa dari 19 lembaga pendidikan di Kecamatan Tanggulangin menyantap menu yang sama. Sebanyak 80 orang masih menjalani perawatan di rumah sakit, sementara 312 lainnya telah dinyatakan sembuh. BGN bersama Dinas Kesehatan Kabupaten Sidoarjo terus memantau 120 kasus lain yang masih dalam observasi. Gejala yang paling banyak dilaporkan adalah mual, muntah, dan pusing. Sebagai tindak lanjut, Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Kalitengah ditangguhkan selama 30 hari, dan kepala SPPG tersebut diusulkan untuk dicopot dari jabatannya. Investigasi menyeluruh masih berlangsung, dan hasil akhirnya akan diumumkan secara resmi.















