Sumbawanews.com,- Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mengimbau masyarakat untuk mencegah kebakaran hutan dan lahan dengan menghentikan kebiasaan berisiko tinggi, seperti membakar sampah, membuang puntung rokok sembarangan, dan meninggalkan api unggun tidak padam saat berkemah atau berwisata alam. Plt Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Berton SP Panjaitan, menekankan pentingnya penggunaan masker bagi warga yang terdampak asap karhutla saat beraktivitas di luar ruangan. Ia juga menyerukan agar masyarakat segera melaporkan titik api ke call center BNPB di 117 atau langsung ke BPBD setempat agar penanganan bisa dilakukan secepatnya sebelum membesar. Pemerintah melalui Instruksi Menteri Dalam Negeri Nomor 1 Tahun 2026 juga melarang pembukaan lahan dengan cara membakar, sementara pencegahan di tempat pemrosesan akhir sampah diimbau dilakukan dengan membasahi lahan dan menghentikan pembakaran sampah di sekitar permukiman.















