Sumbawanews.com,- PT Telekomunikasi Indonesia International (Telin) memperkuat posisinya di pasar digital global melalui empat kemitraan strategis yang ditandatangani selama Bali Annual Telkom International Conference (BATIC) 2026 di Nusa Dua, Bali. Kerja sama ini mencakup peningkatan kapasitas konektivitas internasional, adopsi arsitektur digital terbuka, serta integrasi infrastruktur data center dan jaringan global untuk menjawab permintaan pasar yang terus berkembang.
Telin menandatangani Letter of Intent (LOI) dengan PEACE Cable International Network Co., Limited untuk menambah kapasitas konektivitas sebesar 1,4 Terabit per detik pada rute strategis yang menghubungkan Asia, Afrika, dan Eropa, termasuk jalur dark spectrum antara Mesir dan Prancis. Di sisi lain, Telin juga menandatangani Open API & Open Digital Architecture (ODA) Manifesto bersama TM Forum, menegaskan komitmennya untuk menerapkan standar arsitektur terbuka demi meningkatkan interoperabilitas dan kolaborasi teknologi global. Selain itu, Telin menjalin dua Memorandum of Understanding (MoU): pertama dengan SM+ untuk mengintegrasikan jaringan global Telin dengan solusi data center colocation SM+, termasuk layanan TNEX; dan kedua dengan PT Graha Telekomunikasi Indonesia (GTI) untuk mengeksplorasi kapasitas fiber pair melalui proyek BSCS Fiber Pair.
CEO Telin Abdul Rahman Ansyori menyatakan bahwa penguatan kapabilitas global kini tidak lagi sekadar memperluas jaringan, tetapi lebih pada menghubungkan teknologi, platform, dan pelaku ekosistem digital untuk menciptakan nilai tambah bagi pelanggan. Chief Technology Officer Telin Wahyudi Chandra Purnama dan Chief Technology Officer TM Forum George Glass menegaskan bahwa adopsi ODA menjadi fondasi penting dalam transformasi digital Telin, sekaligus memperkuat posisinya dalam komunitas inovasi global. Sementara itu, kerja sama dengan SM+ dan GTI membuka peluang baru dalam penyediaan solusi infrastruktur digital terintegrasi yang mendukung pertumbuhan bisnis lintas batas.
Dengan keempat kemitraan ini, Telin secara konsisten memperluas jangkauan dan kapabilitasnya sebagai bagian dari TelkomGroup, menyesuaikan strategi dengan dinamika permintaan digital global yang semakin kompleks dan terhubung.















