Sumbawa Besar, sumbawanews.com – Sekretaris Daerah H. Budi Prasetyo mengungkapkan, Pelaksanaan evaluasi LPPD (Laporan Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah) 2025 telah dilakukan oleh tim daerah provinsi NTB, termasuk melakukan ekspose dan pendalaman Kembali terhadap hasil evaluasi. Dan Tim Daerah Provinsi NTB memberikan perhatian serius terkait urusan pendidikan dan Kesehatan, terutama pada penggunaan basis data Dapodik (Data Pokok Pendidikan) dan target SPM (Standart Pelayanan Minimal).
Baca Juga: Bupati Buka Evaluasi EPPD LPPD
“Ini menjelaskan bahwa pembinaan yang dilakukan untuk basis data tersebut telah dilakukan, dan penyesuaian pencapaian target SPM pada September. Sehingga indikatornya sudah dianggap tepat, dan sudah dilakukan,” kata Sekda Sumbawa, di ruang kerjanya Senin (31/08).
Sedangkan untuk urusan kepegawai, menjadi perhatian persentase ASN terutama yang berpendidikan perguruan tinggi. “Ini merujuk pada Undang-Undang tentang ASN, sehingga penginputan sesuai dengan indicator yang ada termasuk pengisian data PPPK Paruh Waktu. sebenarnya ini perlu dilakukan pendataan dan sudah dilakukan,” jelasnya.
Laju pertumbuhan penanganan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH), pengananan sudah dipengaruhi basis data Regsosek (Registrasi Sosial Ekonomi), dan tahun 2024 serta data 2025 pakai data DTSEN (Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional). “Sehingga Ketika ada perbedaan jumlah atau gab dilakukan penyesuaian. Dan sudah dilakukan penyesuaian dan mengacu pada instruksi presiden nomor 04 tahun 2025 dan statusnya sudah dilaksanakan,” kata dia.
Menurut Sekda, pada prinsipnya, apa yang sudah dilakukan evaluasi oleh tim daerah sudah sangat dinamis. Dan penginputan oleh penunjang urusan masih pada kategori tinggi untuk kinerja pelayanan pemerintahan daerah.
“Tinggal kita tunggu hasilnya saja secara resmi oleh Kementerian. Apa yang kita laporkan itu memang apa yang menjadi tugas dan fungsin masing-masing perangkat daerah. Sehingga ini yang diverifikasi oleh tim daerah dan verifikasi sudah pas,” jelas H. Budi Prasetyo.
Dikatakan pula, saat ini pemda sumbawa konsen untuk pendataan database, agar lebih tepat lagi. Terutama di koridor data yang terkait dengan satu data, termasuk Dapodik, data base Kesehatan, DTSEN dan lainnya.
“Jadi kita masih pada PR mengorientasikan itu semua. Tetapi dari hasil evaluasi tim daerah. Sudah sinkron antara data perangkat daerah dengan data yang disajikan dalam laporan LPPD,” jelasnya. (Using)















