Sumbawanews.com,- Seorang suporter Persija Jakarta mengeluhkan kemasan jersey resmi musim 2026–2027 yang dibelinya seharga Rp1.050.000, setelah hanya menerima kantong plastik putih bertuliskan “Macan Kemayoran” saat pembelian. Keluhan itu diunggah dalam video oleh akun Instagram @masistanto22 pada Sabtu, 29 Agustus 2026, tepat hari yang sama jersey baru Persija diluncurkan di Jakarta International Stadium (JIS). Suporter itu mempertanyakan mengapa produk orisinal dengan harga lebih dari satu juta rupiah tidak dikemas dalam box eksklusif, seperti yang biasa diterima konsumen pada merchandise premium. “Beli jersey Persija, Rp1.050.000 cuma plastiknya kayak gini. Manajemen bebenah yuk,” ujarnya dalam video tersebut.
Peluncuran jersey tersebut menjadi bagian dari rangkaian acara Grand Launching Persija yang digelar di JIS, Jakarta Utara, pada hari yang sama. Adidas resmi menjadi apparel resmi klub ibu kota untuk musim 2026–2027, menyediakan tiga varian jersey: kandang, tandang, dan ketiga, masing-masing tersedia dalam versi pemain dan fan jersey. Jersey kandang tetap mempertahankan warna merah dengan aksen emas di kerah, garis bahu, dan logo klub. Jersey tandang berwarna putih dengan detail garis abu-abu dan emas, sementara jersey ketiga yang menjadi sorotan suporter berwarna oranye dengan aksen hitam.
Pelatih Persija, Shin Tae-yong, memberikan respons positif terhadap desain baru tersebut dalam konferensi pers usai laga Persija melawan Brisbane Roar di JIS. “Untuk jersey yang diluncurkan hari ini, keren dan cakep,” katanya. Namun, kekecewaan terhadap kemasan tidak mengurangi antusiasme fans terhadap tampilan baru seragam tim yang akan menghadapi musim Super League 2026/2027.
Di luar isu jersey, masa depan gelandang Van Basty Sousa di Persija masih belum jelas. Shin Tae-yong mengaku masih mempertimbangkan serius posisi pemain tersebut menjelang kompetisi baru, membuat masa depannya di tim semakin tergantung pada keputusan manajemen.















