Sumbawanews.com,- Persija Jakarta resmi meluncurkan jersey dan skuad musim 2026-2027 di Jakarta International Stadium, Sabtu (29/8/2026), dalam acara yang dipadu dengan tarian Betawi dan tata cahaya spektakuler. Dengan dukungan apparel Adidas, klub kebanggaan warga Jakarta memperkenalkan tiga varian jersey utama serta tiga pilihan seragam kiper, sekaligus mengumumkan 29 pemain yang akan bertarung di kompetisi kasta tertinggi sepak bola Indonesia.
Jersey kandang tetap mempertahankan warna merah sebagai identitas utama, dengan aksen emas kekuningan di bahu melalui tiga garis khas Adidas, serta detail kuning di kerah dan ujung lengan. Jersey tandang tampil dominan putih, dihiasi garis horizontal tipis abu-abu dan emas di dada, sementara tiga garis Adidas di bahu berwarna hitam. Jersey ketiga mengusung warna oranye sebagai latar utama, dengan siluet macan vertikal yang membentang di depan, kerah memadukan putih dan merah, serta garis Adidas hitam yang sama. Untuk posisi kiper, Persija menyediakan tiga pilihan seragam yang disesuaikan dengan palet warna utama tim.
Setelah perkenalan jersey, manajemen Persija mengumumkan daftar 29 pemain yang akan membela tim pada musim mendatang. Di jajaran kiper, hadir Aqil Savik, Andritany Ardhiyasa, Nadeo Argawinata, dan Hafizh Rizkianur. Di lini belakang, nama-nama seperti Ilham Rio Fahmi, Rizky Ridho, Jordi Amat, Dia Syayid, Kerim Memija, Shayne Pattynama, Pratama Arhan, Denis Kolinger, Fajar Fathurrahman, Radovan Pankov, dan Farhan Saipulloh siap menjadi benteng. Tengah lapangan diperkuat oleh Kyohei Yoshino, Fabio Calonego, Stjepan Loncar, dan Figo Dennis. Sementara di lini depan, Persija mengandalkan kecepatan dan kekuatan Rayhan Hannan, Witan Sulaeman, Victor Dethan, Arlyansyah Abdulmanan, Agi Firmansyah, Alexander Jeremejeff, Nathan Fariel, Kwon Chang Hoon, Eksel Runtukahu, dan Dony Tri Pamungkas.
Acara yang dipadati ribuan suporter ini juga dimeriahkan penampilan grup musik elektronik asal Amerika Serikat, Far East Movement, yang membawakan lagu-lagu hits seperti “Rocketeer”, menambah semarak suasana peluncuran. Meski sempat terjadi ketegangan dengan sebagian kelompok suporter, antusiasme warga Jakarta Pusat tetap tinggi, membuktikan bahwa kecintaan terhadap Persija tak tergoyahkan.















