Sumbawanews.com,- Timnas voli pantai Indonesia sedang mematangkan strategi untuk merebut salah satu dari 24 kuota Olimpiade Los Angeles 2028, dengan fokus pada partisipasi aktif di sejumlah kompetisi internasional antara 2027 dan 2028. Pelatih kepala Slamet Mulyanto menjelaskan bahwa tiket Olimpiade akan diberikan kepada juara regional, peraih akumulasi poin tertinggi, tuan rumah, juara dunia, dan peserta Key Series. Indonesia menargetkan mengikuti minimal 15 seri kompetisi, termasuk ajang Key Series dan latihan intensif, demi memperbesar peluang meraih poin kualifikasi.
Salah satu langkah strategis segera dilakukan adalah keikutsertaan di Asian Beach Volleyball Championship 2026 yang berlangsung pada 2–6 September mendatang di Shangluo, China. Pasangan andalan Bintang Akbar dan Sofyan Rachman Efendi, yang sebelumnya meraih emas di SEA Games Kamboja 2023 dan sukses menjuarai turnamen level Future serta menembus babak utama kompetisi kelas atas, akan menjalani program latihan tiga bulan penuh setelah Asian Games 2026 untuk menjaga konsistensi performa. Sofyan mengakui tantangan berat seperti cedera ringan, beban latihan intensif di gym dan lapangan, serta adaptasi terhadap cuaca panas—dengan suhu mencapai 35 derajat Celsius di China—menjadi fokus utama pemulihan dan persiapan fisik.
Slamet Mulyanto menekankan pentingnya dukungan berkelanjutan dari pemerintah, khususnya dalam hal pendanaan. “Dana dari pemerintah kami harapkan continue, itu saja, karena kami di lapangan ini sudah maksimal,” ujarnya. Dengan target jelas dan komitmen tinggi, timnas voli pantai Indonesia siap berlaga di kancah internasional sebagai langkah pertama menuju panggung Olimpiade.















