Sumbawanews.com,- Jose Mourinho mengaku kini lebih sabar dan mampu mengendalikan emosi, meski ia tetap mengakui bahwa “sisi gelap”nya masih ada dan bisa muncul kapan saja. Pelatih Real Madrid itu menyampaikan perubahan sikapnya usai kemenangan 2-1 atas Espanyol dalam laga pembuka LaLiga musim 2026/2027, yang menjadi awal perjalanan timnya di kompetisi paling ketat di Spanyol. Meski kini terlihat lebih tenang, Mourinho tidak menutup kemungkinan bahwa tekanan musim ini bisa menguji kesabarannya. Ia menilai skuad Los Blancos berjalan dengan penuh semangat, tanpa ada pemain yang bermalas-malasan, dan mengapresiasi lingkungan klub yang membantunya tetap stabil.
Mourinho, yang dikenal dengan gaya komunikasi tajam dan emosional, mengatakan perubahan ini bukan hal baru, melainkan proses panjang yang sudah berlangsung bertahun-tahun. “Saya sudah merasa lebih tenang sejak lama, bukan baru-baru ini saja. Saya mengendalikan emosi dengan lebih baik,” ujarnya dilansir dari Marca. Ia menambahkan bahwa kemenangan di laga pembuka memberi ruang bagi tim untuk bernapas, meski ia memprediksi tantangan akan datang bertubi-tubi seiring berjalannya kompetisi. “Kami harus menghadapi situasi sulit dan membuat frustrasi yang tak terelakkan, namun hal itu belum terjadi karena kami memenangkan pertandingan pertama,” katanya.
Real Madrid akan segera menghadapi ujian berikutnya ketika menjamu Real Sociedad pada Kamis dini hari (27/8) pukul 02.00 WIB. Mourinho juga menyebut bahwa para pemain dan staf di klub telah menjadi penyangga penting dalam menjaga keseimbangan emosinya. “Mungkin para pemain dan orang-orang yang bekerja di sini melindungi saya dari ‘sisi gelap’ saya. Saya merasa sangat baik,” tutupnya. Sementara itu, ia tetap meminta wasit lebih melindungi Vinicius Jr. di lapangan, menunjukkan bahwa meski lebih tenang, semangatnya untuk memperjuangkan tim tak pernah redup.















