Home Serba Serbi Tekno 92 Juta Pekerjaan Terancam Digantikan AI pada 2030, Kunci Bertahan di Tangan...

92 Juta Pekerjaan Terancam Digantikan AI pada 2030, Kunci Bertahan di Tangan Manusia

Sumbawanews.com,- Laporan Future of Jobs 2025 dari World Economic Forum memperkirakan 92 juta pekerjaan di seluruh dunia akan tergeser oleh otomatisasi berbasis kecerdasan buatan menjelang 2030. Meski teknologi ini diprediksi menciptakan 170 juta lapangan kerja baru, 39 persen keterampilan saat ini diperkirakan akan menjadi usang atau berubah drastis. Di tengah kemampuan AI yang kini mampu menulis, memvalidasi data, merancang kode, hingga menerjemahkan bahasa dengan cepat, para ahli menekankan bahwa daya tahan manusia justru terletak pada soft skills yang tak bisa diakuisisi algoritma. Pendidikan masa depan harus berfokus pada pengembangan pemikiran kritis, kemampuan memecahkan masalah, kolaborasi lintas budaya, dan adaptabilitas tinggi sebagai benteng terakhir melawan disrupsi teknologi.

Kepala Sekolah ACG School Jakarta, Myles D’Airelle, menegaskan bahwa peran sekolah tidak lagi sekadar menyiapkan siswa untuk ujian atau masuk perguruan tinggi, tetapi membentuk kemandirian berpikir agar mereka mampu mempertanyakan gagasan, mencari solusi, dan memahami tanggung jawab di balik setiap keputusan. Ia mencontohkan dua lulusan sekolahnya, Zavier dan Devansh, yang meraih skor IBDP masing-masing 42 dan 43 dari maksimal 45—di atas rata-rata global 30,58—dengan keunggulan bukan hanya pada akademik, tetapi pada rasa ingin tahu, ketahanan, dan kepedulian yang terasah melalui pendekatan pembelajaran berbasis pemikiran kritis dan lingkungan multikultural.

Dengan demikian, di tengah gelombang penggantian pekerjaan oleh mesin, kemampuan manusia untuk berpikir, merasa, dan beradaptasi tetap menjadi aset tak tergantikan.

Previous articlePolda Metro Jaya Tunda Rekening Demo Pati demi Lindungi Donatur dan Data Pribadi
Next articlePersija Jakarta Luncurkan Jersey Baru dan Skuad Musim 2026/2027, Dimeriahkan Far East Movement