Sumbawanews.com,- Legenda Arsenal Ian Wright menyuarakan kekhawatiran atas perlakuan manajer Mikel Arteta terhadap Gabriel Martinelli, yang keduanya absen dari dua laga awal musim 2026/2027—Community Shield melawan Manchester City dan laga Premier League melawan Coventry City yang dimenangi Arsenal 3-0. Wright, yang pernah menjadi pencetak gol terbanyak sepanjang masa klub sebelum dipecahkan oleh Thierry Henry, mengaku tidak nyaman melihat cara Martinelli diperlakukan, meski tidak ada pengumuman resmi tentang pemecatan atau transfer sang winger.
“Mengenai Martinelli dan cara dia diperlakukan saat ini, itu benar-benar membuat saya merasa tidak nyaman,” ujar Wright dalam wawancara dengan Sky Sports. Ia menekankan bahwa Martinelli, meski bukan pemain terhebat sepanjang masa, telah memberikan kontribusi besar bagi Arsenal dengan mencetak gol-gol penting dan menciptakan momen-momen krusial di berbagai laga besar. Wright menilai, jika klub ingin melepaskan pemain yang telah berdedikasi selama bertahun-tahun, cara yang dilakukan harus tetap menghormati perasaan dan kehendak sang pemain.
Wright juga menyebut kemungkinan bahwa Martinelli masih percaya diri bisa bersaing dengan Christos Tzolis, namun jika Arsenal mendatangkan pemain sekelas Vinicius Junior, sang winger Brasil mungkin akan menyadari posisinya mulai tergantikan. “Saya merasa sedih untuknya. Dia telah melakukan cukup banyak hal untuk tim ini, sehingga pantas diperlakukan dengan sedikit lebih hormat daripada yang dia terima saat ini,” tegasnya.
Kritik Wright mengingatkan publik pada rekam jejak Arteta dalam menangani pemain—seperti kasus Mesut Özil dan Pierre-Emerick Aubameyang yang ditinggalkan tanpa kompromi. Arteta sebelumnya juga pernah menyatakan bahwa beberapa pemain Arsenal mungkin perlu pergi demi kemajuan tim, namun tidak pernah secara eksplisit menyebut nama Martinelli sebagai target transfer. Hingga kini, belum ada konfirmasi resmi dari klub maupun pemain mengenai masa depan Martinelli di Emirates Stadium.















