Sumbawanews.com,- Pada Senin, 24 Agustus 2026, Timnas Indonesia U-16 meraih kemenangan telak 6-4 atas Uzbekistan U-16 dalam laga uji coba internasional di Stadion Pakansari, Bogor. Kemenangan ini menjadi pencapaian langka bagi sepak bola muda Indonesia, sekaligus memperkuat posisi David Nascimento sebagai pelatih yang membawa tim nasional junior menang atas Uzbekistan di level usia muda. Pertandingan ini menjadi bagian dari persiapan Timnas Indonesia U-16 menjelang Kualifikasi Piala Asia U-17 2027 yang akan berlangsung pada 8–20 November 2026.
Dua hari setelahnya, pada 27 Agustus 2026, kedua tim kembali bertemu di lokasi yang sama, memperdalam uji coba strategis jelang kualifikasi. Kemenangan ini bukan sekadar angka, tapi simbol kebangkitan. Sebelumnya, Timnas Indonesia pernah kalah 1-3 dari Uzbekistan U-19 di Piala Asia U-19 2014, bermain imbang 0-0 di level U-23 pada 2018, dan kalah 0-2 di semifinal Piala Asia U-23 2024. Di level senior, Indonesia gagal menang melawan Uzbekistan dalam dua pertemuan di Kualifikasi Piala Dunia 1998 — imbang 1-1 dan kalah 0-3.
Meski pernah ada kemenangan 2-0 atas Uzbekistan U-17 pada Piala Kemerdekaan 2025 di bawah arahan Nova Arianto, kemenangan itu dianggap kurang representatif karena skuad Uzbekistan tidak menurunkan pemain utama mereka yang sedang berlatih di Inggris menjelang Piala Dunia U-17 2025. Dengan demikian, kemenangan 6-4 atas Uzbekistan U-16 yang tampil penuh kekuatan menjadi yang pertama kalinya bagi Timnas Indonesia di level usia muda melawan tim unggulan Asia itu dalam kondisi kompetitif penuh.
Kemenangan ini semakin bernilai setelah hasil drawing Kualifikasi Piala Asia U-17 2027 di Kuala Lumpur pada hari yang sama, 27 Agustus 2026, menempatkan Indonesia di antara 34 negara lain dalam tujuh grup lima tim. Hanya juara grup yang berhak lolos ke putaran final. Dengan performa meyakinkan dalam dua laga uji coba, peluang Timnas Indonesia U-16 untuk menembus Piala Asia U-17 2027 kini terbuka lebar.
David Nascimento, yang sebelumnya diangkat sebagai Kepala Akademi PSSI dan pelatih Timnas Indonesia U-17, kini menjadi figur sentral dalam transformasi sepak bola muda Indonesia. Dua kemenangan beruntun atas tim kuat Asia menjadi bukti nyata bahwa perubahan sistem dan pendekatan pelatihan mulai membuahkan hasil.















