Sumbawanews.com,- Pada Selasa dini hari WIB, Chelsea bertandang ke Craven Cottage menghadapi Fulham dalam laga pembuka Premier League 2026/2027 — sebuah pertemuan yang tak hanya menentukan awal musim, tapi juga menjadi debut taktik dua mantan rekan setim: Xabi Alonso dan Álvaro Arbeloa. Keduanya pernah berbagi ruang ganti di Real Madrid, kini mereka berdiri di sisi berlawanan garis tepi, saling menguji strategi sebagai pelatih.
Alonso, yang sebelumnya menangani Real Madrid selama enam bulan setelah menggantikan Carlo Ancelotti, mencatat 24 kemenangan dari 32 laga sebelum hengkang dengan tim berada empat poin di belakang Barcelona, masih dengan separuh musim tersisa. Ia kemudian dipercaya membangun kembali Chelsea yang berinvestasi besar di bursa transfer, dengan misi membawa tim biru ke papan atas. Sementara itu, Arbeloa — yang menggantikan Alonso di Real Madrid pada musim yang sama — hanya bertahan 19 pertandingan liga sebelum menyelesaikan masa jabatannya di akhir musim. Kini, ia memikul tanggung jawab membawa Fulham melangkah lebih jauh dalam persaingan klasemen, setelah musim-musim sebelumnya dikenal sebagai tim yang berada di tengah klasemen.
Pertandingan ini menjadi ujian pertama bagi keduanya di Premier League, sekaligus momen penuh simbolis: dua sosok yang pernah bersama di salah satu klub terbesar dunia, kini saling berhadapan untuk membuktikan bahwa pengalaman singkat di Santiago Bernabéu bukan akhir, tapi awal dari karier kepelatihan yang lebih matang. Di tengah hiruk-pikuk transfer dan ekspektasi tinggi, laga ini bukan sekadar tiga poin — ini adalah debut kepercayaan, reputasi, dan visi.















