Sumbawanews.com,- Sebanyak 12 tim dari wilayah Jabodetabek berlomba dalam rangkaian perlombaan lari, renang, dan dayung di Situ Gintung, Tangerang Selatan, Banten, pada Senin, 17 Agustus 2026. Kegiatan yang diinisiasi Forum Potensi Tangsel ini digelar untuk memperingati Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Para peserta beradu ketangkasan dan ketahanan fisik di tengah semangat nasionalisme yang membara di kawasan wisata itu.
Perayaan serupa berlangsung di berbagai penjuru negeri. Di Istana Merdeka, Jakarta, Presiden Prabowo Subianto memimpin upacara pengibaran Bendera Pusaka, dihadiri Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka dan mantan Presiden Joko Widodo. Atraksi udara memukau digelar di langit Jakarta, dengan jet tempur Rafale, F-16, Sukhoi, Hawk, dan Airbus A400M membentuk formasi angka 81, sementara helikopter membawa bendera Merah Putih raksasa berukuran 20×30 meter. Kirab Bendera Pusaka dan naskah Proklamasi juga digelar menggunakan Kereta Kencana Garuda Prabayaksa, berangkat dari Monas menuju Istana Merdeka.
Di Terminal Lebak Bulus, Jakarta, warga beradu kekuatan dalam lomba tarik bus jurusan Cirebon, dengan tim beranggotakan 15 orang. Sementara itu, di Nusa Tenggara Timur, gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,7 yang mengguncang pada 15–16 Agustus 2026 meninggalkan duka mendalam. Data BNPB mencatat 47 orang tewas, 9.290 warga mengungsi, dan ratusan bangunan rusak, termasuk 87 sekolah, 18 fasilitas kesehatan, serta 346 rumah. Di Ruteng, Labuan Bajo, dan Maumere, korban dirawat di tenda darurat, sementara tim penyelamat terus mencari sisa korban di reruntuhan bangunan.
Di Banda Aceh, peringatan 21 tahun Perjanjian Damai Helsinki berujung ricuh setelah sejumlah massa mencoba mengibarkan bendera Gerakan Aceh Merdeka di depan Masjid Raya Baiturrahman. Aparat TNI melepaskan tembakan peringatan, lalu membubarkan massa dengan gas air mata dan semprotan air, setelah massa melempari petugas dengan batu dan benda lainnya.















