Sumbawanews.com,- Arsenal menghancurkan Manchester City 3-0 dalam laga Community Shield, Minggu (16/8), di mana Erling Haaland tampil tak berdaya dan menghilang dari peta permainan. Tiga gol kemenangan The Gunners dicetak oleh Calafiori, Kai Havertz, dan Martin Ødegaard, sementara Haaland hanya bermain 53 menit, menyentuh bola tujuh kali, dan gagal menciptakan satu peluang signifikan. Striker Norwegia itu tak pernah menangani duel, hanya dua kali menyentuh bola di kotak penalti, melepaskan dua tembakan (satu mengarah ke gawang), dan sekali offside.
Arsenal tampil lebih tajam meski City unggul dalam jumlah tembakan (5-4). Kiper David Raya menjadi benteng tak tergoyahkan, sementara lini belakang yang dipimpin Gabriel Magalhães berhasil mematikan setiap gerakan Haaland. Tidak ada umpan kunci, tidak ada tekanan, bahkan tidak ada kehadiran fisik yang mengganggu—Haaland seolah tak pernah ada di lapangan.
Kemenangan ini membawa Arsenal meraih trofi Community Shield untuk pertama kalinya sejak 2020, sekaligus menjadi tamparan keras bagi Manchester City yang baru saja kehilangan kekuatan ofensifnya tanpa kontribusi sang pencetak gol terbanyak dunia. Pertanyaan besar pun muncul: apakah Haaland bisa bangkit di Liga Inggris musim 2026/27, atau ini tanda awal kemerosotan?















