Sumbawanews.com,- Arsenal meraih gelar Community Shield 2026 setelah menghancurkan Manchester City 3-0 dalam laga yang berlangsung di Principality Stadium, Cardiff, pada Minggu, 16 Agustus 2026. Riccardo Calafiori membuka keunggulan The Gunners di menit ke-25, diikuti oleh Kai Havertz yang memperbesar skor menjadi 2-0 di menit ke-28. Martin Ødegaard menutup kemenangan dengan gol ketiga pada menit ke-48, memastikan Arsenal meraih trofi pertama mereka sejak 2032 dan mengukuhkan catatan 18 gelar di ajang tersebut.
Pertandingan berlangsung dominan oleh Arsenal sejak awal. Calafiori mencetak gol pertama setelah menerima umpan terobosan Myles Lewis-Skelly, lalu melepaskan tembakan akurat ke pojok gawang Gianluigi Donnarumma. Dua menit jelang jeda, Havertz menyundul bola ke gawang setelah umpan silang Christos Tzolis membingungkan lini pertahanan City. Di babak kedua, Ødegaard memanfaatkan kelemahan pertahanan lawan dengan melewati dua pemain sebelum menaklukkan kiper Italia itu dari jarak dekat.
Manchester City nyaris tak berkutik. Erling Haaland gagal memanfaatkan peluang emas di menit ke-20, sementara Phil Foden dua kali gagal menembus pertahanan David Raya—sekali di babak pertama dan sekali lagi di menit ke-73. Peluang terbaik City di babak kedua berakhir dengan penepisan Raya yang cemerlang. Arsenal nyaris menambah skor di menit ke-80, namun sepakan Bukayo Saka melambung di atas mistar.
Kemenangan ini menjadi trofi ke-18 Arsenal di ajang Community Shield, hanya kalah dari Manchester United yang mengoleksi 21 gelar. Ini juga menjadi kemenangan pertama mereka di kompetisi ini sejak 2032, sekaligus menandai awal musim 2026/2027 yang gemilang. Susunan pemain Arsenal mengalami beberapa pergantian di babak kedua, dengan Declan Rice, Viktor Gyokeres, dan Martin Zubimendi masuk sebagai pengganti. Sementara itu, Man City mengganti Haaland, Foden, dan Anderson di menit ke-53 hingga 79, namun tak mampu membalikkan keadaan.
Dengan kemenangan ini, Arsenal kembali menegaskan diri sebagai kekuatan baru di kancah sepak bola Inggris—sebuah fakta yang bahkan diakui oleh pelatih Man City, Pep Guardiola, dalam wawancara sebelumnya bahwa tim asuhan Mikel Arteta adalah tim terbaik di Inggris dan Eropa saat ini.















