Sumbawanews.com,- FIFA ASEAN Cup 2026, turnamen sepak bola regional pertama di bawah naungan FIFA, resmi dibuka pada 24 September 2026 di Indonesia dan Hong Kong. Edisi perdana ini mempertemukan 14 negara—11 anggota ASEAN dan tiga tim undangan—dalam dua divisi, dengan Indonesia menjadi tuan rumah Divisi 1 dan Hong Kong menjamu Divisi 2. Pertandingan pembuka digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, pada 25 September 2026, di mana Timnas Indonesia menghadapi Singapura dalam laga bersejarah yang disaksikan langsung oleh Sekretaris Jenderal FIFA, Mattias Grafstrom.
Grafstrom menegaskan, turnamen ini dirancang sebagai platform strategis untuk memperkuat rivalitas regional sekaligus memberi ruang bagi pemain dari klub-klub global untuk membela negaranya dalam jendela internasional yang khusus disediakan. “Ini pertama kalinya kami memiliki jendela internasional yang lebih besar dengan empat pertandingan, memungkinkan hadirnya pemain terbaik dari seluruh dunia,” ujarnya di SUGBK. Ia juga memuji peran PSSI dan pemerintah Indonesia, khususnya Erick Thohir, atas kesiapan infrastruktur, logistik, dan semangat kolektif dalam menyelenggarakan ajang bersejarah ini.
Delapan tim berlaga di Divisi 1 Indonesia, bertanding di SUGBK dan Stadion Si Jalak Harupat, sementara enam tim lainnya bersaing di Divisi 2 Hong Kong. Turnamen ini dijadwalkan berlangsung hingga 5 Oktober 2026, dengan format empat tahunan yang menjadikannya bagian permanen dari kalender sepak bola internasional Asia Tenggara. Dengan dukungan penuh FIFA, ajang ini diharapkan menjadi pilar baru dalam pengembangan sepak bola regional, sekaligus memperkuat ikatan antar-negara melalui olahraga.















