Sumbawanews.com,- Manchester City dan Arsenal akan bertemu dalam laga Community Shield, Minggu (16/8/2026) malam WIB, di Stadion Millennium, Cardiff, dalam pertandingan pembuka musim 2026/2027 yang menentukan arah kekuatan dua raksasa Liga Inggris. Man City, yang kini dilatih Enzo Maresca setelah kepergian Pep Guardiola, belum pernah kalah dalam tiga laga pramusim—dua menang dan satu imbang—dengan gaya bermain yang berbeda dari era sebelumnya. Sementara itu, Arsenal, juara Liga Inggris musim lalu, memperkuat skuad dengan kedatangan Bruno Guimaraes dari Newcastle United, dan siap membuktikan kehebatan mereka pasca gelar liga.
Mantan pemain kedua tim, Niall Quinn, menilai perubahan besar terjadi di kedua sisi. “Tentu saja Man City akan menjadi tim yang berbeda, tetapi mungkin adil untuk mengatakan bahwa Arsenal juga merupakan tim yang berbeda sekarang, setelah berhasil melewati garis akhir dan menembus batasan tersebut dengan menjuarai liga,” ujar Quinn, seperti dikutip situs resmi Arsenal. Ia menekankan bahwa Arsenal memiliki hak penuh untuk dianggap sebagai tim hebat, mengingat pencapaian mereka di Mei lalu. “Sekarang ini tentang ke mana kehebatan itu akan melangkah? Kita akan mendapatkan gambaran pertama dari pertarungan melawan Man City ini.”
Maresca, yang menggantikan Guardiola, belum menunjukkan tanda-tanda kegagalan dalam pramusim, meski gaya permainan City jelas berbeda tanpa sentuhan taktis sang legenda. Di sisi lain, Arsenal yang tampil impresif di musim lalu, kini berada di posisi sebagai juara bertahan—dan menjadi tim pertama yang menghadapi Man City di ajang Community Shield sejak peralihan kepelatihan. Pertandingan ini bukan sekadar perebutan trofi pembuka, tapi juga ujian awal atas transformasi dua tim yang sama-sama berambisi mendominasi musim ini.















