Sumbawanews.com,- Pada 12 Agustus 1985, pesawat Japan Airlines Penerbangan 123 yang membawa 524 orang jatuh di Gunung Takamagahara, Prefektur Gunma, Jepang, menewaskan 520 penumpang dan awak, dengan hanya empat orang selamat. Pada hari yang sama, 5 tahun setelahnya, tepatnya 12 Agustus 1990, fosil Tyrannosaurus rex paling lengkap yang pernah ditemukan ditemukan di Dakota Selatan, Amerika Serikat, dan diberi nama “Sue” oleh penemunya, Sue Hendrickson. Fosil itu diperkirakan berusia 65 hingga 67 juta tahun.
Kecelakaan JAL 123 tetap menjadi insiden penerbangan tunggal paling mematikan dalam sejarah, dengan pesawat Boeing 747-146SR registrasi JA8119 yang jatuh sekitar 100 kilometer dari Tokyo di kawasan pegunungan dekat Gunung Osutaka. Sementara itu, penemuan fosil Sue menjadi tonggak penting dalam paleontologi, mengungkap detail anatomi T-Rex yang belum pernah terlihat sebelumnya. Kedua peristiwa ini, meski berbeda konteksnya, menjadi bagian tak terpisahkan dari catatan sejarah global pada 12 Agustus.













