Sumbawanews.com,- Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) menargetkan reaktivasi Indonesia Game Rating System (IGRS) selesai pada 2026, setelah menyelesaikan evaluasi menyeluruh terhadap aspek teknis, regulasi, dan kebijakan. Proses ini dilakukan menyusul penundaan implementasi IGRS pada April 2026, yang dipicu oleh kekeliruan tampilan rating di platform Steam. Tim pengembangan ekosistem game Komdigi, yang melibatkan Asosiasi Games Indonesia, Kementerian Ekonomi Kreatif, Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, serta perwakilan orang tua, sedang menyempurnakan sistem agar lebih adaptif dan tepat sasaran. Selama masa peninjauan, pemerintah menjamin tidak ada pemblokiran terhadap game yang belum memiliki rating IGRS.
Baca Juga:















