Home Berita Internasional Rusia Balas Serangan Ukraina dengan Serangan Rudal dan Drone Terbesar ke Kiev

Rusia Balas Serangan Ukraina dengan Serangan Rudal dan Drone Terbesar ke Kiev

Sumbawanews.com,- Kiev — Dalam serangan paling intens sepanjang konflik, Rusia melancarkan serangan beruntun terhadap ibu kota Ukraina, Kiev, pada Kamis (2/7/2026) dini hari. Gelombang rudal dan drone menghujani kawasan pemukiman, menewaskan setidaknya 17 orang dan menghancurkan sejumlah gedung apartemen.

Serangan yang berlangsung berjam-jam itu terjadi tak lama setelah Ukraina melancarkan serangan mendalam ke wilayah Rusia, termasuk menargetkan satelit militer terbesar Moskow. Kremlin langsung merespons dengan kekuatan yang belum pernah terlihat sebelumnya di ibu kota Ukraina.

Warga Kiev berlarian mencari perlindungan di stasiun metro, sementara asap tebal mengepul dari reruntuhan bangunan yang terbakar. Di salah satu lokasi, seorang ibu terduduk di atas puing, memeluk putranya yang masih hidup, sambil menangis tersedu-sedu.

Wali Kota Vitali Klitschko menyebut serangan ini sebagai yang paling besar dalam sejarah serangan terhadap Kiev. “Ini bukan sekadar serangan militer, tapi serangan terhadap nyawa warga sipil,” katanya dalam pernyataan darurat.

Lembaga pelayanan darurat Ukraina mengonfirmasi 17 korban tewas, dengan puluhan lainnya terluka. Foto-foto dari lokasi kejadian menunjukkan mobil-mobil terbakar, jendela-jendela pecah, dan dinding gedung runtuh akibat ledakan hebat.

Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy mendesak sekutu-barat untuk segera mengirimkan sistem pertahanan udara yang lebih canggih. “Pasokan pertahanan udara untuk Ukraina adalah prioritas mutlak,” ujarnya dalam unggahan di Facebook. Ia juga menekankan pentingnya keputusan Amerika Serikat terkait lisensi sistem Patriot, yang dinilai krusial untuk menangkal serangan berkelanjutan.

Di tengah kehancuran, warga Kiev tetap bertahan. Di jalanan yang dipenuhi debu dan kaca pecah, sekelompok warga membagikan air dan makanan kepada korban, sementara petugas pemadam kebakaran bekerja keras memadamkan api yang masih menyala di beberapa titik.

Rusia belum memberikan pernyataan resmi tentang jumlah drone dan rudal yang ditembakkan, namun saksi mata dan analis militer mengatakan serangan ini menandai pergeseran strategi Moskow — dari fokus pada infrastruktur militer ke serangan langsung terhadap pusat kehidupan sipil.

Dengan serangan ini, Kiev kembali menjadi simbol ketahanan dalam perang yang telah berlangsung lebih dari tiga tahun. Sementara dunia menunggu respons lebih lanjut dari aliansi Barat, warga Ukraina terus berdiri di antara puing-puing, menolak menyerah.

Previous articlePersija Jakarta Siap Rekrut Talent Muda di Bawah Asuhan Shin Tae-yong
Next articleKPK Panggil Dua Anggota DPRD Riau dan Ajudan Pangdam Terkait Kasus Pemerasan 2025