Sumbawanews.com,- 2 Juli 2026 | Jakarta – Persija Jakarta resmi memulai fase regenerasi besar-besaran menjelang musim 2026/2027, dengan pelatih baru asal Korea Selatan, Shin Tae-yong, menjadi kunci utama dalam memadukan pemain muda hasil pembinaan akademi dengan para veteran berpengalaman. Kehadiran Shin yang dikenal ahli dalam pengembangan generasi muda, diharapkan mempercepat transisi skuad setelah sukses Timnas U-20 menjuarai Elite Pro Academy. Pemain seperti Witan Sulaeman, Rayhan Hannan, dan Fabio Azka Irawan menjadi tulang punggung baru yang siap mengisi lini tengah dan belakang, sambil terus dibina oleh para pemain senior yang pernah berkarier di level internasional.
Witan Sulaeman, yang pernah bermain di bawah arahan Shin di Timnas Indonesia, menyatakan kegembiraannya atas kedatangan pelatih tersebut. “Saya sangat antusias. Pengalaman bersama Coach Shin di tim nasional akan saya gunakan untuk membantu rekan-rekan muda beradaptasi, baik di lapangan maupun di luar lapangan,” ujar Witan dalam acara meet and greet bersama Indofood di Jakarta Fair Kemayoran pada Rabu, 1 Juli 2026. Ia menekankan bahwa dinamika di klub berbeda dengan tim nasional, mengingat jadwal latihan dan kompetisi yang jauh lebih panjang dan intensif.
Rayhan Hannan, gelandang berusia 21 tahun yang mencatat delapan gol dan tujuh assist di semua kompetisi musim lalu, telah memperpanjang kontraknya hingga tiga tahun. “Persija dan Jakarta selalu jadi rumah saya. Saya anak Jakarta, dan saya ingin juara bersama mereka,” katanya. Sementara itu, Fabio Azka Irawan, bek muda yang membawa Persija U-20 meraih gelar, menargetkan tempat reguler di skuad utama. Ia mengaku kemampuan lemparan ke dalam jarak jauhnya diasah sejak masa Timnas U-16, dan kini terus dikembangkan secara mandiri.
Shin Tae-yong, yang diperkenalkan resmi di Jakarta International Stadium pada 8 Juni 2026, diharapkan tidak hanya membawa daya saing, tetapi juga membangun identitas permainan yang konsisten. Dukungan dari Jakmania dan ambisi untuk merayakan 500 tahun Kota Jakarta pada Juni 2027 semakin memperkuat tekad klub untuk kembali bersaing di puncak klasemen Liga 1. Dengan kombinasi pelatih berpengalaman, pemain muda berbakat, dan pengalaman para veteran, Persija mulai membangun fondasi jangka panjang yang diidamkan fanatiknya selama bertahun-tahun.















