Sumbawanews.com,- Seorang kiper tim Khan Younis Services, Saleem Al-Ashqar, tewas ditembak tentara Israel di kota Al-Qararah, Jalur Gaza, pada Senin, 29 Juni 2026. Pemain berusia 32 tahun itu gugur saat menantikan kelahiran anak pertamanya, sebagaimana dikonfirmasi oleh Asosiasi Sepak Bola Palestina (PFA). Al-Ashqar, yang juga pernah membela tim Al-Aqsa dan Al-Masdar, menjadi korban kekerasan di tengah konflik yang telah menghentikan Liga Premier Gaza sejak Oktober 2023. Dengan kematiannya, jumlah atlet Palestina yang menjadi martir dalam konflik ini meningkat menjadi 1.009 orang, termasuk 567 pemain sepak bola.
Klub asal Chili, Club Deportivo Palestino, mengungkapkan duka mendalam melalui akun Instagram resminya. Mereka menyebut Al-Ashqar sebagai sosok yang berdedikasi dan menuntut keadilan serta perdamaian bagi seluruh rakyat Palestina. Istrinya, yang menikah lima bulan lalu, kini sedang mengandung anak pertama mereka. Kepergian Al-Ashqar meninggalkan duka mendalam di kalangan komunitas sepak bola lokal maupun internasional.















