Sumbawanews.com,- Timnas Inggris, dipimpin kapten Harry Kane, memecah belenggu kutukan 60 tahun di Piala Dunia dengan menang 2-1 atas Republik Demokratik Kongo pada babak 32 besar Piala Dunia 2026 di Stadion Atlanta, Kamis, 2 Juli 2026. Kane mencetak dua gol penentu setelah timnya tertinggal lebih dulu, sekaligus mengakhiri rekor buruk Inggris yang tak pernah menang di babak gugur setelah kebobolan lebih dulu sejak Piala Dunia 1966.
Gol awal RD Kongo oleh Brian Cipenga pada menit ketujuh sempat membuat skuad asuhan Thomas Tuchel terancam terjebak dalam sejarah kelam. Selama enam dekade, Inggris gagal bangkit setelah ketinggalan di pertandingan eliminasi—catatan yang mencatat 17 kekalahan dan lima hasil imbang. Namun, Kane bangkit sebagai sosok penentu: golnya di menit ke-34 menyamakan kedudukan, lalu gol kedua di menit ke-78 memastikan kemenangan sekaligus mengubah sejarah. Ini hanya kali kedua dalam sejarah Inggris memenangi laga fase gugur Piala Dunia setelah tertinggal lebih dulu.
Pelatih Thomas Tuchel menolak membiarkan beban sejarah menghantui timnya. “Sangat mudah bagi tim untuk menyerah pada anggapan bahwa sejarah akan terulang. Tapi saya tidak melihat itu dari para pemain saya,” ujarnya. Kemenangan ini mengantarkan Inggris ke babak 16 besar, di mana mereka akan menghadapi tuan rumah Meksiko di Stadion Azteca. Tuchel pun meminta orang tua di Inggris membiarkan anak-anak menyaksikan laga berikutnya, meski harus begadang—sebuah pesan simbolis bahwa generasi baru kini menjadi bagian dari perjalanan sejarah baru timnas Inggris.















