Sumbawanews.com,- Prediksi mengejutkan datang dari ekonom Jerman Joachim Klement, yang memperkirakan Timnas Brasil akan tersingkir di babak 32 besar Piala Dunia 2026 setelah dikalahkan oleh Jepang. Padahal, Brasil—tim tersukses dalam sejarah turnamen ini—dipandang sebagai salah satu kandidat utama juara, bahkan setelah menyapu bersih tiga laga fase grup dengan kemenangan.
Klement, yang dikutip oleh *Fortune India*, menyatakan bahwa meskipun Brasil memiliki reputasi legendaris, generasi pemain saat ini belum menunjukkan performa puncak. “Terdengar tak masuk akal, mengingat sejarah Brasil. Tapi Jepang kini memiliki tim yang sangat solid, terorganisir, dan siap mengalahkan siapa pun,” ujarnya.
Pertemuan antara Canarinha dan Samurai Blue di babak 32 besar menjadi sorotan global. Meski Brasil unggul historis dengan 11 kemenangan dari 14 pertemuan sebelumnya, kekalahan terakhir mereka dari Jepang pada Oktober 2025 menjadi tanda perubahan dinamika. Kekalahan itu bukan sekadar kejutan—ia menjadi simbol bangkitnya sepak bola Asia di panggung dunia.
Vinicius Jr, pencetak empat gol dalam tiga laga fase grup, diharapkan menjadi kunci serangan Brasil. Namun, kecepatan, disiplin taktis, dan ketajaman ofensif Jepang di bawah pelatih Hajime Moriyasu dinilai mampu mengimbangi bahkan mengungguli kekuatan individual para bintang Brasil.
Prediksi ini bukan sekadar spekulasi. Ia mengikuti tren yang mulai muncul: keunggulan tradisional tak lagi menjamin kelolosan. Dengan Argentina dan Prancis juga tampil gemilang di fase grup, kegagalan Brasil di babak 32 besar akan menjadi salah satu kejutan terbesar dalam sejarah Piala Dunia modern—dan memperkuat narasi bahwa era dominasi Eropa-Latin mulai tergantikan oleh kebangkitan tim-tim yang lebih terstruktur dan adaptif.















