Sumbawanews.com,- Manajemen Arema FC resmi mengamankan jasa Syahrul Trisna, kiper berpengalaman yang pernah membela Timnas Indonesia, dari Borneo FC menjelang dimulainya Super League 2026-2027. Keputusan ini menjadi langkah strategis pertama klub asal Malang itu dalam membangun kembali lini pertahanan setelah finis di peringkat sembilan pada musim sebelumnya.
Syahrul, yang kini berusia 30 tahun, dikenal sebagai penjaga gawang tangguh dengan jam terbang tinggi di Liga Indonesia. Ia pernah memperkuat Garuda dalam tujuh laga internasional, termasuk pertandingan kualifikasi Piala Dunia dan Piala AFF, yang diharapkan bisa membawa atmosfer kepercayaan diri dan ketenangan di bawah mistar gawang Singo Edan.
Yusrinal, perwakilan manajemen Arema FC, menegaskan bahwa kehadiran Syahrul bukan sekadar penambahan jumlah pemain, melainkan investasi dalam kepemimpinan dan pengalaman. “Dia bukan hanya punya kemampuan teknis, tapi juga mental juara. Pengalaman bermain di level tim nasional membuatnya paham bagaimana menghadapi tekanan di laga besar,” ujar Yusrinal dalam pernyataan resmi yang dirilis I.League, Rabu (24/6/2026).
Pemain yang sebelumnya membela Borneo FC itu dianggap sebagai solusi ideal menggantikan posisi kiper lama yang hengkang. Dengan kestabilan fisik dan konsistensi performa di musim-musim terakhir, Syahrul diprediksi akan menjadi tulang punggung pertahanan Arema di musim mendatang.
Langkah ini juga menjadi bagian dari rencana jangka panjang klub untuk kembali bersaing di puncak klasemen. Sebelumnya, Arema telah memperpanjang kontrak Hansamu Yama dan memulangkan Tito, menandai serangkaian keputusan yang menunjukkan komitmen kuat untuk membangun tim yang solid dan berjiwa juara.
Syahrul Trisna sendiri menyambut hangat kesempatan ini. Dalam wawancara eksklusif dengan tim media Arema, ia mengatakan, “Ini mimpi yang jadi kenyataan. Arema bukan sekadar klub, tapi simbol semangat sepak bola Indonesia. Saya siap berkorban sepenuh hati untuk membawa pulang kebanggaan bagi suporter.”
Dengan kehadirannya, Arema FC tidak hanya memperkuat posisi kiper, tetapi juga memberikan sinyal kuat bahwa klub ini siap bangkit—dengan pengalaman, disiplin, dan semangat juang yang tak tergoyahkan.















