Home Serba Serbi Tekno Hilangkan Iklan di Redmi Note 9 Tanpa Aplikasi Tambahan

Hilangkan Iklan di Redmi Note 9 Tanpa Aplikasi Tambahan

Sumbawanews.com,- Pengguna Xiaomi Redmi Note 9 tak perlu lagi mengandalkan aplikasi pihak ketiga untuk mengusir iklan yang mengganggu. Dengan sejumlah langkah sederhana di pengaturan sistem MIUI, pengguna bisa membersihkan antarmuka ponsel dari iklan sistem, rekomendasi personal, hingga promosi di aplikasi bawaan—semua tanpa menginstal perangkat lunak tambahan.

Langkah pertama yang paling krusial adalah menonaktifkan MSA (MIUI System Ads), layanan latar belakang yang menjadi sumber utama iklan di seluruh aplikasi Xiaomi. Masuk ke Settings > Passwords & Security > Authorization & Revocation, lalu matikan toggle untuk “msa” dan “GetApps”. Proses ini mungkin memerlukan beberapa kali pencobaan, karena sistem terkadang mengembalikan izin secara otomatis. Setelah berhasil, iklan di notifikasi dan aplikasi bawaan akan berkurang drastis.

Selanjutnya, nonaktifkan personalisasi iklan. Di menu Privacy > Ad Services, matikan opsi “Personalized Ad Recommendations”. Ini menghentikan Xiaomi dari mengumpulkan data perilaku pengguna untuk menayangkan iklan yang “disesuaikan”. Langkah ini bukan hanya mengurangi gangguan, tetapi juga memperkuat privasi—karena ponsel tidak lagi memantau kebiasaan browsing, aplikasi yang sering dibuka, atau waktu penggunaan.

Untuk perlindungan menyeluruh, aktifkan Private DNS. Kembali ke Settings > Connection & Sharing > Private DNS, lalu masukkan hostname **dns.adguard.com**. Tekan Save. DNS ini akan memblokir permintaan ke server iklan di tingkat jaringan, sehingga bahkan iklan yang muncul di browser atau aplikasi pihak ketiga ikut terhalang. Menariknya, fitur ini juga memblokir situs berbahaya dan phishing, sekaligus seringkali mempercepat beban pemuatan halaman karena elemen iklan dan pelacak tidak lagi dimuat.

Namun, iklan masih bisa muncul di beberapa aplikasi bawaan yang memiliki opsi rekomendasi mandiri. Untuk itu, perlu penyesuaian individual:

– Di **Security**, matikan “Receive Recommendations”.

– Di **Downloads**, nonaktifkan “Show Recommended Content”.

– Di **Mi Browser**, matikan “Personalized Services” di menu Privacy & Security.

– Di **Music**, matikan “Show Ads” dan “Show Online Recommendations” di Advanced Settings.

– Di **File Manager** dan **Themes**, cari opsi “Recommendations” dan “Show Ads” di bagian About atau Account Settings.

Perlu diingat, beberapa aplikasi seperti Mi Video Player memiliki fitur personalisasi yang otomatis aktif kembali setelah 90 hari. Pengguna disarankan memeriksa pengaturan ini secara berkala, terutama setelah pembaruan sistem.

Munculnya iklan di perangkat Xiaomi bukan kesalahan teknis, melainkan bagian dari strategi bisnis. Sejak 2018, Xiaomi memilih model harga rendah dengan margin keuntungan perangkat keras dibatasi hingga 5%, sehingga pendapatan dari layanan dan iklan menjadi tulang punggung keberlanjutan bisnisnya. Praktik ini paling intens di seri Redmi dan POCO, yang menjadi andalan pasar entry-level.

Untuk mencegah iklan kembali, pastikan sistem MIUI selalu diperbarui, hindari aplikasi dari sumber tak resmi, dan pertimbangkan penggantian aplikasi bawaan dengan alternatif pihak ketiga yang bebas iklan—seperti Firefox atau VLC. Jangan lupa, nonaktifkan notifikasi dari aplikasi yang sering menampilkan promosi, dan selalu periksa pengaturan baru setelah pembaruan sistem.

Pertanyaan umum pun terjawab: menonaktifkan MSA aman dan justru meningkatkan performa karena mengurangi beban prosesor di latar belakang. Private DNS tidak memperlambat koneksi—justru sebaliknya, banyak pengguna melaporkan browsing lebih cepat. Dan meski langkah-langkah ini menghilangkan sebagian besar iklan, beberapa tetap muncul di aplikasi pihak ketiga yang menggunakan jaringan iklan sendiri. Untuk itu, kombinasi Private DNS dan pengaturan sistem adalah solusi paling komprehensif.

Dengan langkah-langkah ini, Redmi Note 9 bukan hanya lebih bersih, tetapi juga lebih cepat, lebih privat, dan lebih nyaman digunakan—tanpa harus merogoh kocek untuk layanan berbayar.

Previous articleArgentina Tak Akan Jadi Lawan Timnas Indonesia di 2026
Next articleIran Dorong Aliansi Keamanan Muslim
Avatar photo
Jurnalis Jaringan Sumbawanews berkomitmen membangun jurnalistik sehat berlandaskan UU Pers No. 40/1999 dan UU KIP No. 14/2008. Kami menjunjung tinggi Kode Etik Jurnalistik dengan mengedepankan koordinasi, investigasi, dan verifikasi untuk menjamin akurasi informasi, integritas penulisan, serta tata bahasa yang baik