Sumbawanews.com,- Lionel Messi kini hanya butuh empat gol lagi untuk menyamai total torehan gol Cristiano Ronaldo di ajang Piala Dunia—sebuah pencapaian yang semakin dekat setelah ia mencatatkan brace memukau dalam kemenangan Argentina 2-0 atas Austria di matchday kedua Grup J Piala Dunia 2026.
Dua gol yang dibuatnya di Stadion MetLife, Selasa (23/6) dini hari WIB, mengantarkan Messi ke puncak sejarah sebagai pencetak gol terbanyak sepanjang masa di turnamen empat tahunan itu. Dengan total 18 gol, ia resmi menggeser rekor legenda Jerman, Miroslav Klose, yang selama ini dipegang dengan 16 gol. Lebih dari itu, Messi kini menjadi pemain pertama dalam sejarah Piala Dunia yang mencatatkan 28 penampilan, 18 kemenangan, dan 2.489 menit bermain—semua rekor yang diakui Guinness World Records.
Kemenangan atas Austria bukan sekadar langkah strategis bagi Argentina untuk mengunci posisi teratas di grup, tetapi juga momen bersejarah bagi sang kapten. Dalam enam laga berturut-turut sejak babak gugur Piala Dunia 2022, Messi telah mencetak 10 gol—rata-rata lebih dari satu gol per pertandingan—meskipun turnamen ini hanya berlangsung setiap empat tahun. Di sisi lain, Ronaldo, yang mengoleksi 8 gol dalam 23 penampilan sejak 2006, belum pernah mencetak lebih dari dua gol dalam satu turnamen sejak 2018.
Messi memang bukan sekadar penyerang biasa. Ia adalah mesin konsistensi yang berjalan di atas lapangan. Di Piala Dunia 2022, ia mencetak tiga gol di babak gugur—termasuk dua dalam final legendaris melawan Prancis—sebelum melanjutkan dominasinya di Piala Dunia 2026 dengan tiga gol melawan Aljazair dan dua lagi melawan Austria. Dengan demikian, ia kini berada di jalur yang jelas: empat gol lagi akan menyamai Ronaldo, dan lima gol akan menjadikannya satu-satunya pemain dengan lebih dari 20 gol di Piala Dunia.
Tak hanya itu, Messi juga menjadi satu-satunya pemain yang mencetak gol di lima edisi Piala Dunia berbeda—2006, 2010, 2014, 2022, dan kini 2026. Konsistensi ini tak hanya menunjukkan kehebatan teknis, tetapi juga ketahanan fisik dan mental yang luar biasa di usia 38 tahun.
Sementara dunia terus membandingkan dirinya dengan Ronaldo, Messi tak pernah mengejar angka. Ia hanya bermain—dan sejarah yang ia ciptakan pun tak bisa diabaikan. Dengan Argentina yang terus melaju, dan Messi yang masih berapi-api, mungkin tak lama lagi, nama Lionel Messi akan menjadi satu-satunya yang disebut ketika bicara soal raja gol Piala Dunia.















