Home Berita Nasional AHY, Dudung, dan Yahya Bantah Terlibat Korupsi MBG

AHY, Dudung, dan Yahya Bantah Terlibat Korupsi MBG

Sumbawanews.com,- Mantan Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Sony Sonjaya mengungkapkan 26 nama dari kalangan eksekutif, legislatif, dan yudikatif yang diduga terlibat dalam kasus dugaan korupsi tata kelola Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Dalam Berita Acara Pemeriksaan (BAP), kuasa hukumnya, Krisna Murti, menyatakan bahwa daftar nama itu telah diserahkan ke Kejaksaan Agung sebagai bagian dari permohonan status Justice Collaborator (JC). Ia menegaskan, jumlah tersebut baru sebagian kecil dari jaringan yang masih akan terungkap.

Namun, sejumlah tokoh yang disebut dalam daftar itu langsung membantah keterlibatan mereka. Mereka menolak tegas tuduhan yang mengaitkan nama mereka dengan praktik korupsi atau penjualan titik dapur MBG.

Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), melalui Kepala Badan Komunikasi Strategis Herzaky Mahendra Putra, menegaskan bahwa ia tidak pernah mengenal Sony Sonjaya, baik secara pribadi maupun profesional. “AHY tidak pernah bertemu, berkomunikasi, maupun mengusulkan siapa pun kepada Sony Sonjaya terkait program SPPG atau BGN. Tuduhan soal ‘2 Kolonel usulan AHY’ adalah fitnah tanpa dasar fakta,” tegas Herzaky, Selasa (9/6/2026).

Di sisi lain, Kepala Kantor Staf Kepresidenan (KSP) Dudung Abdurachman juga membantah kabar bahwa dirinya memiliki “dapur MBG” melalui tersangka eks Kepala BGN Dadan Hindayana. Dudung menjelaskan, ia hanya menyampaikan informasi kepada Dadan tentang sejumlah pesantren yang berminat menjadi penerima manfaat MBG—bukan meminta perlakuan khusus. “Saya hanya mengenalkan, bukan meminta. Dan realisasinya tidak pernah terjadi. Dapur yang disebut itu belum dibangun sampai sekarang,” ujar Dudung usai menerima audiensi Kepala BGN Nanik Sudaryati Deyang, Rabu (10/6/2026). Ia menambahkan, jika benar punya dapur MBG, ia bersedia memberi hadiah kepada siapa pun yang bisa membuktikannya.

Sementara itu, Wakil Ketua Komisi IX DPR RI Yahya Zaini dari Partai Golkar menolak tegas keterkaitannya dengan penjualan titik dapur MBG. “Itu tuduhan fitnah. Saya tidak terlibat dalam pengadaan di BGN, tidak pernah menyentuh urusan tata kelola MBG. Di mana unsur korupsinya jika saya tidak terlibat?” tanya Yahya, Rabu (10/6/2026).

Ketiganya—AHY, Dudung, dan Yahya—menjadi yang paling vokal membantah keterlibatan mereka dalam skandal yang kini tengah diselidiki Kejagung. Sementara itu, Sony Sonjaya masih dalam tahanan dan terus menjalani pemeriksaan lanjutan, dengan harapan status JC-nya segera dikabulkan demi mengungkap jaringan korupsi yang lebih luas.

Kejaksaan Agung hingga kini masih mempelajari semua data dan keterangan yang disampaikan Sony, termasuk mengecek kebenaran klaim para pihak yang membantah keterlibatan mereka. Publik menanti kejelasan lebih lanjut, sebab kasus MBG bukan sekadar soal dana hibah, tapi soal kepercayaan terhadap program pangan yang seharusnya menyelamatkan jutaan anak bangsa.

Previous articleIran Tutup Selat Hormuz, Dunia Siap Hadapi Krisis Minyak
Next articleBluesky Siap Luncurkan Fitur Komunitas Tahun Ini
Avatar photo
Kami adalah Jurnalis Jaringan Sumbawanews, individu idealis yang ingin membangun jurnalistik sehat berdasarkan UU No.40 Tahun 1999 tentang PERS, dan UU No.14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi. Dalam menjalankan Tugas Jurnalistik, kami sangat menjunjung tinggi kaidah dan Kode Etik Jurnalistik, dengan Ethos Kerja, Koordinasi, Investigasi, dan Verifikasi sebelum mempublikasikan suatu artikel, opini, dan berita, sehingga menjadi suatu informasi yang akurat, baik dalam penulisan kata, maupun penggunaan tatabahasa.